Showing posts with label proses. Show all posts
Showing posts with label proses. Show all posts

Cara Saya Belajar untuk Mendapatkan Sesuatu

ini catatatan pengamatan saya dalam beberapa hal yang ada disekitar saya.


 Kali ini saya ingin berbagi tentang pengamatan saya terhadap orang-orang yang menurut saya bisa menghadirkan inspirasi terhadap orang lain. Inspirasi yang saya dapati untuk pertama kalinya saya sadari adalah ketika saya mulai ingin mengetahui caranya untuk bisa memiliki suatu buku note yang pada waktu saya duduk di sekolah dasar buku ini digunakan anak sebaya saya untuk lucu-lucuan ataupun mencorat-coret dipelajaran berhitung. Orang tua saya bukan sosok orang tua yang pada umumnya memberikan segala sesuatu permintaan anaknya, kehidupan keluarga kami sangat sederhana dan tidak memiiki uang lebih untuk membeli sesuatu barang yang tidak menjadi kebutuhan pokok kami pada saat itu. Hal ini saya jelaskan terlebih dahulu, karna ini akan menjawab pertanyaan kenapa saya tidak langsung membeli note yang saya inginkan.sselanjutnya, yang menjadi pertanyaan bagaimana saya bisa mendapatkan sesuatu yang saya inginkan. Hal ini saya lakukan dengan mudahnya, saya membongkar beberapa tumpukan buku catatan sekolah saya, mencari lembaran-lembaran yang masih belum terpakai dan saya kumpulkan lembaran-lembaran kosong tadi untuk kemudian saya potong menjadi satu ukuran yang sama besarnya, setelah itu saya tumpuk untuk dilem, dan saya membuat bagian cover dengan mencari beberapa cover buku pelajatan saya yang menggunakan hard cover dan mengunting hard cover tersebut menjadi satu ukuran dengan lembaran isi note, dan mulai merekatkan kumpulan kertas tersebut menjadi suatu note dengan ide saya pribadi. Walaupun note yang saya miliki tidak sebagus note yang teman sekolah saya, tapi saya memiliki kepuasan tersendiri karna setidaknya apa yang mereka miliki, saya juga miliki. Hal ini ditanggapi berbeda oleh mama saya yang bekerja menjadi guru di sekolah yang sama dengan saya. Beberapa hari saya menikmati note coretan untuk pelajaran berhitung saya, mama saya mengambil note sya tersebut untuk menjadikan contoh kepada murid-murid yang diajar oleh mama saya. Bagi saya pribadi ini adalah suatu pernghargaan yang luar biasa. Karna, meme saya mempersentasikan proses saya membuat itu kepada anak-anak lainnya berikut juga dengan guru-guru saya disekolah pada saat itu. Kutipan yang saya berikan adalah " tidak perlu sesuatu yang mahal untuk mendapatkan sesuatu, tetapi dengan tujuan yang simple dan mau berfikir positif, maka ide kreatif akan membawa anda untuk menjalani proses kreatif dan menghasilkan nilai yang lebih dari tujuan simple yang anda miliki."

Pribadi yang Lebih Baik

Saya merupakan orang yang selalu menginginkan hari-hari saya selalu lebih baik dari hari sebelumnya. Banyak hal yang mungkin menjadikan hari-hari seseorang terasa sangat buruk, saya pribadi pernah mengalami hal ini. Hal yang pasti anda fikirkan ketika anda mengalami hal ini adalah semoga hari esok tidak seburuk hari ini ataupun semoga hari esok lebih baik lagi dari hari ini. Pemicu utama dari hal ini sendiri adalah lazimnya adanya kegagalan yang dirasakan seseorang pada suatu hal terterntu ataupun kekecewaan. Semua orang saya rasa tidak menginginkan kegagalan ada pada hari-hari mereka termasuk saya, akan tetapi saya mengetahui satu hal adalah suatu pembelajaran berharga kalau kita manusia pernah mengalami kegagalan dan mengerti kegagalan itu adalah suatu part kehidupan yang penting untuk melewati step ini untuk bisa berjalan dalam step berikutnya.  Saya berpikir hal ini bukan suatu yang wajar akan tetapi setiap orang ingin untuk hari-harinya menjadi lebih baik, dan lebih baik lagi ini merupakan part yang sudah Tuhan atur dalam kehidupan manusia.

Optimis harus anda miliki untuk menjadikan pribadi anda menjadi lebih baik, saya juga bukan orang yang selalu optimis dalam segala hal akan tetapi saya percaya ada rasa optimis dalam diri saya yang sudah melekat untuk selalu optimis setiap kegagal bahkan keberhasilan yang saya terima, nantinya membawa saya pada suatu titik, yakni ketenangan jiwa.

Menerima adalah salah satu tantangan dalam diri saya sendiri, bagaimana kita bisa mengatasi emosi dalam diri kita sendiri. Sikap menerima dibutuhkan oleh saya untuk bisa menjalani segala hal yang sudah ditakdirkan Tuhan oleh saya. Kalau didalam diri saya sudah memiliki rasa menerima, dengan otomatis saya yakin bahwa yang tinggal dalam diri saya hanya ada pengharapan akan Tuhan, bukan lagi ada rasa kecewa akan Tuhan ataupun diri saya sendiri.

Featured post

Pemimpin Tanggung

Banyak dari kegitan saya yang terlibat dengan banyak ornag dan saya harus berinteraksi dengan pemimpin-pemiimpin pada kegiatan saya sehari-h...