Bersyukur!!! Saat ini aya hanya dapat katakan ini.
Dari deraan 2018 lalu yang cukup berat, saat ini saya
kembali berkesempatan berhikmat.
Tuhan kasih saya begitu berat saya rasa selama 2018, hingga
di penghujung 2018 saya bisa lepas dari ini semua. 2019 ini saya betul-betul
berhikmat dari semua yang terjadi. Saya begitu menyadari bahwa 3 tahun saya
hanya dikuasai oleh ambisi saya, sampai lupa betapa Tuhan kasih saya banyak
pelang untuk lepas dari belenggu dunia, tapi saya tetap bertahan didalamnya.
Januari 2019 perubahan itu menjadi nyata, saya keluar dari
semua hal-hal yang membuat saya terkurung selama 3 tahun. Memulai langkah
menjadi pribadi yang lebih baik itu jelas sangat tidak mudah. Tapi saya punya
satu senjata yang selama 4 tahun sebelumnya hampir tidak peernah saya guanakan.
Berserah kepada Tuhan, itu menjadi senjata yang sangat ampuh untuk melangkah
disaat kita struggle, karna dari banyak populasi manusia di dunia ini hanya
sedikit dari mereka yang bisa membangun kita menjadi pribadi yang lebih baik
ataupun mampu bantu kita untuk menopang beban berat yang kita rasakan. Tuhan
yang maha kuasa dan hebat, saya akui sangat bekerja dalam membimbing saya
selama 5 bulan terakhir untuk menjalani kehidupan yang berat akan tetapi saya
ringan saya rasa untk saya jalani. Mungkin ini yang dibilang “berjalan bersama
Yessus”.
Kondisi 2018 yang membuat saya minus, disaat 5 bulan
belakangan ini saya sangat rasakan betapa Tuhan benar-benar sedang membalikkan
keadaan, bukan berlimpah tapi saya sangat merasa cukup. Tidak kekurangan, tidak
kelebihan. Banyak berkat pekerjaan juga yang mengalir dalam 5 bulan belakangan
ini. Semua ini menjadikan saya jauh lebih bersemangat dalam menjalani semua
berkat yang Tuhan berikan kepada saya. So, buat yang masih hopless buat jalani
hari-hari, atau yang masih galau0galau, sat hal yang hars kita coba lakukan,
bersadarlah kepada Tuhan.
No comments:
Post a Comment