banyak menyimpan kenangan sama nie lagu...
1001 cara tetap produktif didunia digital, mengulik tips & trik perkembangan Teknologi, digital marketing, energy ataupun isu terupdate di Indonesia maupun international.
liburan

liburan baru aja di mulai,tapi gw punya banyak jadwal yang harus gw lakuin, terutama sama keluarga gw yang udah lama banget gak barengan, dan ada satu lagi yaitu, latihan paduan suara di gereja persiapan buat festival antar gereja. That's very important 4 me.
Tugas kuliah juga masuk dalam agenda gw, karna tugas-tugas liburan cukup banyak juga, cukup rumit. So, gak ada tuch yang namanya liburan santi kayak di pantai.....
Setelah gw perhatiin, gw hampir gak pernah ngerasain yang namannya liburan khusus untuk tidur di rumah seharian.....(tohkk...gw jga bukan orang yang hoby tidur...!). Pasti aja setiap liburan di isi sama kegiatan dari gereja gw, trus tugas-tugas,acara keluarga... Never, to stoped my activity...
Dari semuanya setelah gw koreksi gak masal juga buat gw kalo setiap liburan gw selalu ada aktivitas banyak di luaran, dari pada di rumah!Cuman bisa makan tidur, nafas, tidur, nonton,,,...Menurut gw terlalu males aja gw klo jadi manusia tapi, tingkah laku lyaknya kebo....
Woooo-oooowwwhh....jelas gw paling anti di samain sama bintang yang satu itu.
Salah satu mahkluk yang ngeGemesin tapi, juga binatang yang tingkah lakuny kerjanya gak patut buat di tiru sama manusia.
nonton bareng sama temen kampus
today,( halakkk gaya pake b.inggris..that's ok!!!lanjut...)maksud gw hari ini gw cukup seneng, karana start from @ the morning, gw uda dapet kesenengan yang cukup di kenang.
(Balik ke pagi lagi........)gw pagi ini ke kampus dengan jadwal jam set 10 am, berangkat dengan persiapan yang cukup terburu-buru tapi matang...( hahahhaha....apa coba???maksud gw semua keperluan gw di kampus da siap dari malem sebelumnya)gw berangkat sangat pagi karna di anterin sama cowok yang baru aja di kenalin sama sodara gw.( sumpah tuch cowok baekk amad yach, mau nganterin gw k kampus, padahalkan kampus gw gak searah sama sekali dan rumah gw juga gak deketan....but, itulah dia...)Itu adalah kesenengan gw yang td gw bilang perlu gw remind di otak gw. lanjut kuliah, mata kuliah peertama gw adalah kimia dasar, that's not my fav, tapi, yach jalani aja lahk apa yang ada di depan mata gw.lanjut ke mata kuliah ke-2 adalah KEWARGANEGARAAN, mungkin semua orang anggep remeh pelajaran ini, tapi gw gak mau kayak mereka, bagi gw semua mata pelajaran penting, hanya bagaimana kita dapat ngejalaninnya aja sich!enjoy or unconft...(heehhehe...keluar dech tuanya gw...)Oh, iya kali ini Dosen Kewarganegaraan gak bisa ngajar b'coz She didn't show her sound's...(biasa...penyakit radang lagi mendarah daging sama itu Dosen...Cepet sembuh yach bu..)
ngisi waktu pelajaran kewarganegaraan dengan bermain UNO...( hohoho....that's my new hobby @ class)BOSEN......" kita nonoton yuuuuuuuuuuuukkkkk...( howyyykeyyy....) lanjutkan perjalanan buat nonton bareng temen 1 kelas walau semuannya tak' ikut but, i'm feel so happy with them...first time to me buat ngeluangin jalan bareng sama mereka, dan itu point keduanya buat gw remind.....
upppppsss..lupa gw..satu lagi, harusnya ada 1 mata kuliah lagi setelah Kewarganegaraan, tapi emang dasar da di kasih jalan sama Tuhan buat nonton bareng kali yach....jadi, Dosen "MATEMATIKA DASAR" dinyatakan "TIDAK MAASUH".
HOOOOOOOOOOooooooooooooooooooooooooRRRReeeeeeeee!!!!!( sorak kita semua....
cukup yach buat hari ini...gw da waktunya buat melakukan aktivitas gw yang laen...
bye-bye.........
Perinsip itu penting lho!!!
Tapi, menurut aku wajar banget orang yang hidup di zaman sekarang yang bersifat seperti diriku, termasuk dalam hal memperlajari prinsip, prinsip orang lain.
Aku termasuk orang yang sangat memegang prinsip saya. Bukan, maksud mengkekang diri dengan prinsip sendiri, tapi aku sangat menyadari bahwa prinsip bagiku adalah pedoman bagi seseorang yang berani berkomitmen dengan dirinya sendiri. Mungkin kebanyak orang juga yang melihat tingkah polah hidup orang yang berpegang dengan prinsipnya, layaknya orang yang menganut sifat egois. Padahal menurutku prinsip itu penting sekali, karna di zaman sekarang aku melihat banyak sekali orang-orang yang terlalu tergantung dengan orang lain, dan setelah aku tela-ah sendiri orang-orang yang tidak terlalu memperhatikan prinsip hidup itu adalah orang-orang yang termasuk pada golongan orang yang konsumtif. Mengapa aku bisa bilang begitu? itu mungkin terlalu pedas untuk di uucapkan tapi, kata-kata itu yang menurut aku dan kenyataan yang sudah berbicara.
Contohnya:
Masyarakat indonesia yang sekarang ini, yang sangat terlihat sangat konsumtif akan gadget yang semakin berkembang pesat. Layaknya handphone yang kini marak banget dengan fitur-fitur yang canggih-cangih dan dengan harga yang bervariatif sudah sangat menambah daftar orang-orang kita yang tidak lagi memandang prinsip kita sebagai manusia yang majemuk, yang tidak lagi sebagai manusia-manusia yang hanya bisa memakai tapi juga sebagai manusaia yang dapat menciptakan sesuatu yang di perlukan nya untuk dirinya sendiri, bukan hanya mengandalkan perkembangan yang sudah ada dan menikmatinya begtu saja.
Atau sebagai contoh lainnya,seperti para remaja-remaja yang kini sangat mengikuti pergaulannya yang lagi hits-hitsnya sehingga tenpa sengaja telah terjebak pada kurungan Dunia narkoba atau sex bebas. Mungkin pada awalnya dan aku yakini juga mereka adalah anak-anak yang di didik baik dalam keluarganya dan mungkin juga sudah ditanamkan prinsip oleh orang tuanya untuk menghindari atau untuk tidak terjerumus oleh pergaulan yang menyesatkan itu akan tetapi mereka malah terjerumus dalam dunia yang menurut saya menyesatkan. Maka dari itulah aku berfikir bahwa di sinilah letak fungsional dari Perinsip itu berperan penuh terhadap kita.Dan inti dari masalah di atas bisa saya simpulkan bahwa setiap orang itu harusnya memiliki dasar / perinsip untuk dirinya sendiri sehingga dia bisa berpijak di atas dirinya sendiri, tanpa harus ketergantungan oleh irang lain atau hal lain apapun yang dapat menimbulkan pilihan antara surga,neraka, ataupun setengah surga tetapi setengahnya lagi neraka. Jadi menurut saya, milikilah perinisp untuk diri anda sendiri untuk meraih kesuksesaan bagi diri anda dan hargailah perinsip anda sendiri maka anda terlah sangat menghargai diri anda sendiri.
Nama Eva Krisna Yanti Hutapea
Kelas : 1IA22
NPM : 55409426
Mata Kuliah : ISD
Tugas : 1 ( pertama )
ngantuk….

pagi ini gw di bangunin mama jam2 pagi yang notabennya masih pagi banget.( jam maling2 berkeliaran…)bukan buat sahur kyk temen2 gw yang muslim…tapi, buat bantuin mama ngetik bahan ngajarnya,(mama berfrofesi sebagai guru di salah satu SD Neggri…hust….ada-ada aja nie siMama.
tapi, gw gak bisa nolak….(takut semua fasilitas gw di tarik…) ntar klo gw tolak urusannya puanjang….( seperti ” sepanjang jalan kenangan…”)hahahhaha…..allllll hasil, gw ngantuk banget nie hari walaupun, hari nie gw gak da jadwal kuliah…(untung banget…)..Emang malaikat lagi berpihak sama gw..
arti pendidikan bagi gw.
banyak banget, orang yang berfikir, terutama pelajar " ah, ngapain sich gw musti ke sekolah? " percaya gak percaya sebenarnya dengan hadir ke sekolah saja tanpa menyerap sepenuhnya pelajaran yang diberikan kita sudah mendapatkan ilmu. Yang menjadi pertanyaa adalah, ilmu apa yang kita dapat bukan? kalau saya pastinya akan menjaawab "YA, kita peasti telah mendapat ilmu tambahan dengan secara gak langsung sudah berkomunikasi dengan orang - orang yang ada di lingkungan itu sendiri.
Jadi, perbanyaklah ilmu yang sudah anda dapat dan pergunakan sebaik mungkin!!!
APA PRINSIP LOE?
Everyone loved money…
Tidak ada sekolah untuk orangtua. DR. Frieda Mangunsong, MEd, Psi, yang sudah memiliki tiga anak dengan rentang usia remaja hingga dewasa pun merasa harus terus belajar menjadi orangtua. Ini karena menurutnya, tidak semua teori psikologi bisa diterapkan.
Menjadi orangtua juga merupakan salah satu pekerjaan dengan job description yang rumit dan tidak jelas disertai tanggung jawab yang sangat besar. Untuk menjadi orangtua efektif, Anda harus terjun langsung dan belajar dari pengalaman.
Tanggung jawab orangtua memang sangat besar. Di tangan orangtua, masa depan anak ditentukan. Baik dalam hal kepribadian, sosialisasi, penyesuaian dan pengendalian diri, kemampuan berpikir, dan hal-hal lain yang kelak akan menentukan keberhasilan dan kemandirian anak. Juga keberhasilan anak saat mereka menjadi orangtua.
Meski demikian, Frieda memberikan 10 kiat menjadi orangtua yang efektif. Kiat ini dapat digunakan para orangtua yang dua-duanya bekerja agar bisa memanfaatkan waktu yang terbatas dengan anak secara efektif dan efisien, maupun orangtua yang salah satunya tidak bekerja.
Mengenali anak
Orangtua harus memperlakukan anak sesuai karakternya, pemalu, periang, dan lain sebagainya. Jangan paksa anak untuk menjalani karakter lain. Kenali pula perasaan anak saat ia sedang mengalami masalah. Hal ini bisa dilakukan dengan berempati pada anak. Yang tak kalah penting, orangtua mesti mengenali perkembangan anak sesuai usia.
Hargai perilaku baik anak
Orangtua perlu menerapkan positive parenting, yaitu menghargai perilaku baik sebanyak-banyaknya dan menghukum sesedikit mungkin. Sebaiknya, orangtua memberikan pujian terhadap semua hal baik yang dilakukan anak. Hendaknya pujian diberikan langsung, tanpa ditunda. “Jangan menunggu hingga anak melakukan hal yang spesial,” kata ketua Pusat Krisis Fakultas Psikologi UI ini. Secara berkala, orangtua hendaknya memberikan sesuatu yang menyenangkan anak, misalnya memberi sesuatu yang disenangi anak bila ia melakukan tugasnya dengan baik atau menambah jangka waktu untuk mengembangkan perilaku baik.
Melibatkan anak
Anak termasuk dalam keluarga. Itu sebabnya, selalu libatkan anak dalam kegiatan dan keputusan keluarga. Contohnya, saat merencanakan liburan bersama. Anak juga perlu dilibatkan dalam tugas rumah sehari-hari yang tentu saja mesti disesuaikan dengan usianya.
Selalu mendekatkan diri dengan anak
“Gunakan setiap kesempatan untuk mendekatkan diri dengan anak,” ujar Frieda. Saat di perjalanan dan terjebak kemacetan, Anda bisa mengobrol lebih banyak dengan anak. Biasanya anak akan lebih terbuka dalam situasi seperti itu. Kemudian saat menonton televisi, orangtua sebaiknya mendampingi anak. Gunakan kesempatan itu untuk menanamkan nilai-nilai padanya. Penanaman nilai-nilai baik ataupun buruk, penting atau tidak penting, pada anak juga bisa dilakukan saat Anda sedang berjalan bersama anak.
Sediakan waktu khusus
Berikan waktu khusus hanya berdua dengan anak. Bila anak lebih dari satu, sediakan waktu khusus secara bergiliran. Lalu, sediakan pula waktu untuk kegiatan bersama.
Tegakkan disiplin
Melakukan positive parenting bukan berarti Anda mendiamkan sesuatu yang salah yang dilakukan anak. Anak perlu belajar atas perilaku yang bisa diterima, sehingga pendisiplinan perlu diterapkan. Disiplin harus ditegakkan segera setelah perilaku yang tidak baik dilakukan.
Cara pendisiplinan yang disarankan Frieda adalah dengan teknik time out dan grounded, yang bisa efektif bila diterapkan dengan tepat. Time out bisa diberikan dengan mendiamkan anak atau orangtua tidak memberi reaksi apa-apa kepada anak. Tindakan ini merupakan respon orangtua atas perilaku anak yang tidak diinginkan. Pada saat itu orangtua bisa keluar ruangan dan anak berada di dalam ruangan. Anak juga bisa dijauhkan dari aktivitasnya.
Sementara untuk grounded, anak diharuskan menyelesaikan satu tugas untuk bisa mendapat kesenangannya lagi. Contohnya, bila anak suka menonton film Sponge Bob dan ia tidak mau mandi, orangtua bisa melakukan grounded. Kalau tidak mandi, tidak boleh menonton Sponge Bob. Setelah mandi, anak boleh keluar kamar dan menonton film tersebut.
Pendisiplinan ini perlu dilakukan secara konsisten dan harus selalu didasarkan pada perilaku anak. Teknik pendisiplinan yang sama juga perlu diterapkan bila anak melakukan perilaku yang sama lagi. Namun, orangtua sebaiknya tidak langsung memberikan sanksi apabila anak baru melakukan perilaku tidak baik pertama kali dan belum pernah diberitahu sebelumnya bahwa perilakunya itu buruk.
“Dan pastikan teknik pendisiplinan yang sama dilakukan oleh pasangan dan orang-orang di rumah saat orangtua tidak di rumah,” kata Frieda.
Panutan bagi anak
Anak adalah peniru ulung. Segala gerak-gerik orangtua akan ditirunya. Anak belajar cara beraksi terhadap berbagai hal melalui pengamatannya pada perilaku orangtua. Agar anak dapat menerapkan perilaku yang baik, orangtua mesti mencontohkannya terlebih dulu dalam kehidupan sehari-hari.
Say “I love You”
Kasih sayang mestilah diungkapkan. Frieda menyarankan para orangtua untuk mengungkapkan kasih sayang dengan kata-kata seperti I love you, belaian, pelukan, ciuman, tulisan “ayah/ibu sayang kamu,” atau gambar bunga atau hati.
Komunikasi dengan tepat
Saat berbicara dengan anak, orangtua harus melakukan kontak mata dengan mereka. Bila ingin memberikan perintah, berikan sespesifik mungkin. Perintah dengan arti yang sangat umum akan membingungkan anak. Hindarkan pula membentak, mengomel, berteriak, atau berceramah panjang lebar kepada anak.
Selesaikan masalah saat Anda “dingin”
Bila ada masalah, hendaknya tidak diselesaikan saat Anda sedang marah. Bila hal ini dilakukan justru akan memperburuk keadaan. Biasanya, saat marah kontrol diri Anda cenderung lebih rendah, sehingga sangat mungkin Anda melakukan hal-hal yang sebenarnya tidak diharapkan dapat ditiru anak. Bisa pula, pada saat itu keluar kata-kata yang akan menyakitkan dan membekas pada anak. Saat Anda marah, Anda juga perlu time out untuk menenangkan diri.
Tidak ada orangtua yang sempurna. Yang penting untuk menjadi orangtua efektif adalah apa yang Anda lakukan sejalan dengan waktu
Ayuna dari berbagai sumber
(read more ...)
Hasil penelitian mengatakan bahwa agresi psikologis bisa membuat anak menjadi sulit beradaptasi atau bahkan berperilaku buruk, karena berbagai faktor.
Bentuk penerapan disiplin yang terlalu keras pada anak -- yang biasanya dilakukan orang tua yang masih muda usia -- sebaiknya jangan dilakukan. Sebab bisa mempengaruhi mentalnya di masa mendatang.
Begitulah kesimpulan hasil sebuah survei tentang orang tua dan perilaku agresif terhadap anak yang dilakukan oleh Murray Straus, seorang sosiolog dari University of New Hampshire terhadap 991 orang tua.
Menurut survei tersebut, membentak dan mengancam adalah bentuk paling umum dari agresi yang dilakukan orang tua. Dibandingkan tindakan yang lebih ekstrim lagi, seperti mengancam, memaki, dan memanggil dengan kasar dengan panggilan bodoh, malas dan sebagainya, maka membentak memang paling banyak dilakukan.
Bukan hanya kepada anak, bayi pun kena bentak. Tetapi biasanya semakin muda usia orang tua, semakin sering pula mereka melakukan �tindakan disiplin� tersebut.
Dari survei itu, 90% mengaku melakukan bentuk-bentuk agresi psikologis saat dua tahun pertama usia anak. Dan 75% di antaranya mengaku melakukan bentakan atau berteriak pada anak. Seperempat orang tua menyumpahi atau memaki anaknya, dan sekitar 6% bahkan mengancam untuk mengusir sang anak.
Menurut Straus, tindakan ini membawa efek psikologis jangka panjang bagi sang anak, walaupun secara hukum belum bisa disebut kekerasan terhadap anak. Tetapi memang dampaknya tidak langsung kelihatan dan biasanya baru ketahuan setelah mereka semakin dewasa.
Straus menambahkan bahwa agresi psikologis itu bisa membuat anak menjadi sulit beradaptasi atau bahkan berperilaku buruk, karena berbagai faktor. Misalnya, menjadi kurang percaya diri, atau sebaliknya, menjadi pemberontak.
Tetapi yang paling dikhawatirkan adalah kalau mereka melakukan hal yang sama terhadap anak mereka kelak. Padahal kalau secara psikologis, kelakukan anak yang salah seharusnya diperbaiki, bukan dibentak-bentak dan dimarahi.
Kalau mengajari anak, sebaiknya emosi orang tua dijagalah !
Ayuna dari berbagai sumber(read more ...)Keberadaan ‘kanker payudara’ menimbulkan rasa takut yang luar bisa bagi kaum perempuan, selain keganasannya yang tanpa ampun, kanker ini kerap datang tiba-tiba tanpa permisi.
PayudaraNamun dengan semakin meningkatnya kesadaran para perempuan untuk melakukan pemeriksaan rutin terhadap payudaranya. Maka, kian hari tingkat kematian akibat kanker ganas ini semakin bisa dikurangi. Terutama pada penderita yang berusia di bawah 30 tahun. Tetapi jika ternyata kanker ganas ini ternyata telah bersemayam dalam tubuh Anda, mengingat perkembangannya yang sangat cepat dari stadium 1 hingga tak tertolong hanya memerlukan waktu kurang dari lima tahun. Maka Anda harus rela untuk melakukan berbagai macam tes, menjalani rangkaian pemeriksaan dan perawatan yang super intensif. Semua ini dilakukan agar perkembangan sel liar kanker dapat diketahui tingkat penyebaran. Inilah yang disebut dengan ‘stadium’. Tak perlu panik, karena kemajuan teknologi kedokteran yang semakin berkembang dari hari ke hari. Maka masih banyak kemungkinan bagi Anda untuk lolos dari penyakit mematikan ini.
Nah, ingin tahu lebih detil tentang stadium dan aneka ragam istilah perawatan medis yang harus dilalui oleh penderita kanker payudara? Berikut catatannya:
Stadium 1
Pada stadium ini, benjolan kanker tak lebih dari 2 cm dan tidak dapat terdeteksi dari luar. Perawatan yang sangat sistematis akan diberikan pada kanker stadium ini, tujuannya adalah agar sel kanker tidak dapat menyebar dan tidak berlanjut pada stadium selanjutnya. Pada stadium ini, kemungkinan sembuh total pada pasien adalah 70%.
Stadium 2
Pada stadium ini, kemungkinan sembuh penderita adalah 30 - 40 % tergantung dari luasnya penyebaran sel kanker. Biasanya besarnya benjolan kanker sudah lebih dari 2 bahkan bisa sampai 5 cm dan tingkat penyebarannya pun sudah sampai daerah ketiak. Atau bisa juga ukuran kanker sudah mencapai 5 cm tapi belum menyebar kemana-mana. Biasanya dilakukan operasi untuk mengangkat sel-sel kanker yang ada pada seluruh bagian penyebaran, dan setelah operasi dilakukan penyinaran untuk memastikan tidak ada lagi sel-sel kanker yang tertinggal.
Stadium 3A
Menurut data dari Depkes, 87% kanker payudara ditemukan pada stadium ini. Benjolan kanker sudah berukuran lebih dari 5 cm dan sudah menyebar ke kelenjar limfa.
Stadium 3B
Kanker sudah menyebar ke seluruh bagian payudara, bahkan mencapai kulit, dinding dada, tulang rusuk dan otot dada. Selain itu juga penyebarannya juga sudah menyerang secara tuntas kalenjar limfa. Jika sudah demikian tidak ada alternatif lain selain pengangkatan payudara.
Stadium 4
Sel-sel kanker sudah merembet menyerang bagian tubuh lainnya, biasanya tulang, paru-paru, hati atau otak. Atau bisa juga menyerang kulit, kelenjar limfa yang ada di dalam batang leher. Sama seperti stadium 3, tindakan yang harus dilakukan adalah pengangkatan payudara.
Berikut beberapa istilah tindakan medis yang dilakukan dokter untuk menghentikan laju pertumbuhan sel kanker:
Lumpectomy
Istilah awamnya adalah ‘pengangkatan benjolan’. Biasanya pengangkatan ini disertai sedikit (sangat minimal) jaringan yang sehat. Dengan cara ini, diharapkan jaringan yang tersisa dan masih sehat akan dapat membentuk kembali payudara secara alami.
Mastectomy Radikal
Pengangkatan payudara sebagian atau seluruhnya termasuk otot dada di bawah payudara untuk mencegah penyebaran kanker yang lebih luas. Sekarang, metode ini sudah jarang digunakan karena teknologi kedokteran sudah semakin maju.
Chemotherapy
Adalah terapi yang diberikan berupa pemberian obat-obatan tertentu yang sangat kuat efeknya (anti kanker). Terapi ini bisa diberikan lewat mulut atau berupa suntikan pada pembuluh darah. Pengobatan ini harus diberikan secara berulang-ulang dengan siklus yang berlangsung antara 3 sampai 6 bulan.
Terapi hormon
Metode pemberian hormon yang berfungsi sebagai penghambat laju perkembangan sel kanker.
Terapi radiasi
Pengobatan ini biasanya diberikan bersamaan dengan lumpectomy atau masectomy, fungsi terapi ini adalah untuk menghancurkan sel-sel kanker agar tidak merembet ke bagian tubuh yang lainnya.
Vonis kanker payudara bukanlah akhir dari segalanya, dokter adalah manusia yang bisa mengatakan apa saja. Namun, tetap Tuhanlah penentu segalanya termasuk umur manusia!
Ayuna dari berbagai sumber
(read more ...)
Sautee adalah memasak bahan makanan dengan potongan – potongan kecil dari daging sapi, unggas, atau sayuran dalam minyak a
tau mentega bening dalam wajan datar. Yang jadi pertanyaan adalah apakah yang menjadi perbedaan antara saute dengan shallow frying. Perbedaan yang jelas adalah dalam sauté bahan makanan dibalik berkali-kali, sedangkan dalam shallow frying bahan makanan biasanya hanya satu kali dibalik.
Selain itu sauté digunakan untuk memasak bahan makanan yang mudah lunak dan masih muda untuk sayuran. Biasanya dalam memasak bahan makanan dengan metode ini ditambahkan saus seperti cream, demi glace, atau veloute. Dan makanan yang ditambahkan saus dan saus yang ditambahkan, dimasukkan pada saat terakhir proses pemasakan.
Untuk pelaksanaannya, peralatan yang diperlukan hampir sama dengan deep-fry (frying-pan, sauce-pan, sautoir, sauteuse, atau alat sejenis). Masalahnya hanyalah jumlah butter atau minyak yang digunakan itu saja.
Pemasakan harus dilakukan dengan alat yang bersih, tanpa karat, dan bebas dari jelaga. Pada proses sautee pengaruh kotoran ini jauh lebih besar dari pada deep-fry, karena bahan langsung bersinggungan dengan permukaan wajan penggorengnya. Berbeda dengan deep-fry, pada proses ini panas yang digunakan sedang, bukan api yang besar. Karena umumnya bahan yang di-sautee itu merupakan bahan yang diiris tipis dan mudah sekali matang. Api yang besar justru akan memudahkan penggosongannya, dan hasilnya akan tidak seperti yang dikehendaki.
Bahan yang diproses secara saute, adapula yang diteruskan prosesnya dengan: roasting, braising, atau dimasukkan dalam cairan lain sebagai bahan marinate. Bahannya dapat berupa daging, ikan maupun sayuran, atau juga buah (misal apel atau naas, pisang).
Sisa dari sautee yang berupa minyak dan endapan disebut drippings. Sisa ini ada yang dibuang, tetapi ada yang terus dibuat saus untuk bahan yang di-sautee itu. Misalnya: druppings dari penumisan ikan, daging, daging lidah, ayam. Lagi pula drippings mengandung juice (sari) dari bahan yang bersangkutan, jadi sebaiknya disiramkan kembali kepada hidangan yang dimasak itu.
Beberapa hal yang perlu diketahui tentang sautee:
1) Bahan yang diproses sebaiknya sudah dalam keadaan dipotong rapi, atau kalau berupa daging diiris tipis untuk mempermudah pematangannya.
2) Jika dagingnya merupakan bongkah, berarti pematangannya harus dilanjutkan dengan oven, karena panas minyaknya belum mungkin mematangkan daging bongkah tersebut.
3) Hanya menggunakan bahan makanan yang baik kualitasnya.
4) Selalu memanaskan bahan makanan terlebih dahulu dengan menggunakan minyak yang panas pada awal memasak.
5) Lanjutkan memasak dengan menggunakan temperatur yang tinggi
6) Alat masak tembaga dapat digunakan untuk semua bahan makanan kecuali kentang.
7) Kentang untuk saute jangan terlalu matang, karena kentang akan lunak dengan sendirinya saat dimasak menjadi coklat.
8) Jangan menumis daging dan sayuran bersamaan, karena sayuran akan mengeluarkan air saat dimasak dan akan menghalangi daging yang akan diberi efek goreng
9) Gunakan selalu butter atau minyak baru dan bersih. Butter yang sudah tengik tidak lagi bagus untuk men-sautee karena ada kemungkinan bahan yang diproses akan terpengaruh.
10) Memasukkan bahan, sesudah butternya panas agar proses pencoklatannya dapat sempurna. Jika dalam resep disebutkan bahwa sebelum bahan utama masuk (dimasak) harus di dahului dengan menumis bawang-cacah, maka usahakan agar bahan yang berupa bawang-cacah ditumis sampai berwarna agak kemerahan.
11) Menumis bawang-putih harus sedikit hati-hati karena mudah sekali hangus oleh minyak panas.
12) Pada pemasak yang bersih akan menolong mengurangi banyaknya drippings dan mengurangi pula kelengketan bahan terhadap pan pemasak.
13) Penumisan sebaiknya merata, jadi bahan harus dibolak-balik, apabila dilanjutkan dengan braising, maka pembumbuan sesudah masuk proses braising itu.
14) Menumis umumnya dalam keadaan pan-pemasaknya terbuka (uncovered) dan tak dapat ditinggal mengerjakan kegiatan lain, harus ditunggu dan diawasi. Proses ini biasanya hanya berjalan beberapa menit pemasakan dan sangat sederhana.
15) Selesai men-sautee, kerak yang bercairan (drippings) segera dipisahkan dari bahan yang diproses untuk disaring, atau ditambah bumbu/aroma yang diperlukan untuk hidangna itu.
16) Menumis menggunakan api sedang, minyak sedikit dan pan terbuka, serta harus dilaksanakan seketika.
Beberapa hidangan yang dimasak dengan proses sautee antara lain :
1) Sauteed Potatoes (kentang tumis),
2) Sauteed cucumber (tumis timun).
3) Sauteed apple (tumis apel, untuk dessert),
4) sauteed banana.
5) Hotdogs, frankfurters, Bratwurst, Breakfast Sausage, Sauuteed Ham.
Penyajiannya dapat tanpa saus, atau menggunakan saus, baik saus yang dibuat dari sisa penumisan, maupun saus yang lain.
Menjadi orangtua juga merupakan salah satu pekerjaan dengan job description yang rumit dan tidak jelas disertai tanggung jawab yang sangat besar. Untuk menjadi orangtua efektif, Anda harus terjun langsung dan belajar dari pengalaman.
Tanggung jawab orangtua memang sangat besar. Di tangan orangtua, masa depan anak ditentukan. Baik dalam hal kepribadian, sosialisasi, penyesuaian dan pengendalian diri, kemampuan berpikir, dan hal-hal lain yang kelak akan menentukan keberhasilan dan kemandirian anak. Juga keberhasilan anak saat mereka menjadi orangtua.
Meski demikian, Frieda memberikan 10 kiat menjadi orangtua yang efektif. Kiat ini dapat digunakan para orangtua yang dua-duanya bekerja agar bisa memanfaatkan waktu yang terbatas dengan anak secara efektif dan efisien, maupun orangtua yang salah satunya tidak bekerja.
Mengenali anak
Orangtua harus memperlakukan anak sesuai karakternya, pemalu, periang, dan lain sebagainya. Jangan paksa anak untuk menjalani karakter lain. Kenali pula perasaan anak saat ia sedang mengalami masalah. Hal ini bisa dilakukan dengan berempati pada anak. Yang tak kalah penting, orangtua mesti mengenali perkembangan anak sesuai usia.
Hargai perilaku baik anak
Orangtua perlu menerapkan positive parenting, yaitu menghargai perilaku baik sebanyak-banyaknya dan menghukum sesedikit mungkin. Sebaiknya, orangtua memberikan pujian terhadap semua hal baik yang dilakukan anak. Hendaknya pujian diberikan langsung, tanpa ditunda. “Jangan menunggu hingga anak melakukan hal yang spesial,” kata ketua Pusat Krisis Fakultas Psikologi UI ini. Secara berkala, orangtua hendaknya memberikan sesuatu yang menyenangkan anak, misalnya memberi sesuatu yang disenangi anak bila ia melakukan tugasnya dengan baik atau menambah jangka waktu untuk mengembangkan perilaku baik.
Melibatkan anak
Anak termasuk dalam keluarga. Itu sebabnya, selalu libatkan anak dalam kegiatan dan keputusan keluarga. Contohnya, saat merencanakan liburan bersama. Anak juga perlu dilibatkan dalam tugas rumah sehari-hari yang tentu saja mesti disesuaikan dengan usianya.
Selalu mendekatkan diri dengan anak
“Gunakan setiap kesempatan untuk mendekatkan diri dengan anak,” ujar Frieda. Saat di perjalanan dan terjebak kemacetan, Anda bisa mengobrol lebih banyak dengan anak. Biasanya anak akan lebih terbuka dalam situasi seperti itu. Kemudian saat menonton televisi, orangtua sebaiknya mendampingi anak. Gunakan kesempatan itu untuk menanamkan nilai-nilai padanya. Penanaman nilai-nilai baik ataupun buruk, penting atau tidak penting, pada anak juga bisa dilakukan saat Anda sedang berjalan bersama anak.
Sediakan waktu khusus
Berikan waktu khusus hanya berdua dengan anak. Bila anak lebih dari satu, sediakan waktu khusus secara bergiliran. Lalu, sediakan pula waktu untuk kegiatan bersama.
Tegakkan disiplin
Melakukan positive parenting bukan berarti Anda mendiamkan sesuatu yang salah yang dilakukan anak. Anak perlu belajar atas perilaku yang bisa diterima, sehingga pendisiplinan perlu diterapkan. Disiplin harus ditegakkan segera setelah perilaku yang tidak baik dilakukan.
Cara pendisiplinan yang disarankan Frieda adalah dengan teknik time out dan grounded, yang bisa efektif bila diterapkan dengan tepat. Time out bisa diberikan dengan mendiamkan anak atau orangtua tidak memberi reaksi apa-apa kepada anak. Tindakan ini merupakan respon orangtua atas perilaku anak yang tidak diinginkan. Pada saat itu orangtua bisa keluar ruangan dan anak berada di dalam ruangan. Anak juga bisa dijauhkan dari aktivitasnya.
Sementara untuk grounded, anak diharuskan menyelesaikan satu tugas untuk bisa mendapat kesenangannya lagi. Contohnya, bila anak suka menonton film Sponge Bob dan ia tidak mau mandi, orangtua bisa melakukan grounded. Kalau tidak mandi, tidak boleh menonton Sponge Bob. Setelah mandi, anak boleh keluar kamar dan menonton film tersebut.
Pendisiplinan ini perlu dilakukan secara konsisten dan harus selalu didasarkan pada perilaku anak. Teknik pendisiplinan yang sama juga perlu diterapkan bila anak melakukan perilaku yang sama lagi. Namun, orangtua sebaiknya tidak langsung memberikan sanksi apabila anak baru melakukan perilaku tidak baik pertama kali dan belum pernah diberitahu sebelumnya bahwa perilakunya itu buruk.
“Dan pastikan teknik pendisiplinan yang sama dilakukan oleh pasangan dan orang-orang di rumah saat orangtua tidak di rumah,” kata Frieda.
Panutan bagi anak
Anak adalah peniru ulung. Segala gerak-gerik orangtua akan ditirunya. Anak belajar cara beraksi terhadap berbagai hal melalui pengamatannya pada perilaku orangtua. Agar anak dapat menerapkan perilaku yang baik, orangtua mesti mencontohkannya terlebih dulu dalam kehidupan sehari-hari.
Say “I love You”
Kasih sayang mestilah diungkapkan. Frieda menyarankan para orangtua untuk mengungkapkan kasih sayang dengan kata-kata seperti I love you, belaian, pelukan, ciuman, tulisan “ayah/ibu sayang kamu,” atau gambar bunga atau hati.
Komunikasi dengan tepat
Saat berbicara dengan anak, orangtua harus melakukan kontak mata dengan mereka. Bila ingin memberikan perintah, berikan sespesifik mungkin. Perintah dengan arti yang sangat umum akan membingungkan anak. Hindarkan pula membentak, mengomel, berteriak, atau berceramah panjang lebar kepada anak.
Selesaikan masalah saat Anda “dingin”
Bila ada masalah, hendaknya tidak diselesaikan saat Anda sedang marah. Bila hal ini dilakukan justru akan memperburuk keadaan. Biasanya, saat marah kontrol diri Anda cenderung lebih rendah, sehingga sangat mungkin Anda melakukan hal-hal yang sebenarnya tidak diharapkan dapat ditiru anak. Bisa pula, pada saat itu keluar kata-kata yang akan menyakitkan dan membekas pada anak. Saat Anda marah, Anda juga perlu time out untuk menenangkan diri.
Berita terbaru Agnes Monica adalah kisah cinta. Setelah menggebrak Korea Selatan dengan menjadi The Best Performance di Asia Song Festival, gadis enerjik ini kembali mengguncang dunia hiburan dengan kabar kedekatannya dengan lelaki berkewarganegaraan Jepang. Dan sebagai persiapan sebelum dipersunting lelaki asal negeri Nippon ini, Agnes bahkan mati-matian mempelajari bahasa Jepang. Benarkah Agnes tak lagi tertarik pada sesama rekan selebriti di Jakarta, dan berubah haluan mencari pasangan dengan profesi sebagai dokter? Mengapa pula karir yang cemerlang berbanding terbalik dengan kisah cinta yang harus selalu kandas meski telah banyak lelaki yang digandengnya?
Agnes Monica memiliki kekasih baru menjadi berita hangat setelah kesuksesan karirnya di blantika musik internasional. Lelaki asal Jepang yang berprofesi sebagai seorang dokter yang kabarnya tengah dekat dengan Agnes Monica ini memang beruntung mendapatkan artis multi talenta yang dimiliki indonesia. Lelaki bernama dr. Neil ini bahkan tak canggung bercanda dengan sang pujaan hati. Meski diakui Agnes dirinya baru beberapa hari mempelajari bahasa Jepang namun tak ada kesulitan baginya ketika harus berkomunikasi dengan sang dokter. Dan ketika dikonfirmasikan tentang alasan dirinya belajar bahasa Jepang adalah sebagai persiapan untuk dipersunting dr. Neil, Agnes hanya tertawa. Ditambahkan, dirinya yang juga adalah keturunan Jepang merasa perlu mempelajari bahasa tersebut karena neneknya masih menggunakan bahasa Jepang ketika berkomunikasi. Selain itu, menurut gadis berusia 22 tahun ini belajar bahasa Jepang memiliki kesamaan alasan seperti ketika dirinya ingin belajar bahasa mandarin atau korea.
Ya, sama seperti perjalanan cinta Agnes yang sebelum-sebelumnya, pengelakan ataupun pencarian alasan yang mengada-ada tentang berita kedekatannya dengan makhluk berjenis kelamin laki-laki ini akan hilang seiring perputaran waktu yang kemudian membuktikan kebenaran atas kabar yang pernah ditolaknya. Sebut saja, Indra Brugman, Roger Danuarta, Dirly Idol, dan Bams Samson. Mereka awalnya pun tak diakui sebagai kekasih, namun kemesraan yang lama-lama terumbar menjadi bukti nyata.
Agnes Monica yang pernah berkata lebih mementingkan karir akhirnya mengakui bahwa pengembangan karir adalah tujuannya dahulu, sekarang bagi dirinya adalah mencari apa yang dia mau, ya salah satunya mencari pasangan hidup. Gadis kelahiran 1 Juli 1986 ini mengakui bahwa dirinya butuh waktu lama untuk mengenal seorang lelaki yang akan dijadikan kekasih. Butuh 1 atau 2 tahun untuk mencari tau “is this the one?”. Bahkan Agnes dengan jujur mengatakan dirinya telah belajar dari pengalaman-pengalamannya dalam menjalin cinta. Karenanya kali ini, Agnes Monica mengaku mencari orang yang seimbang untuk mendampinginya. Namun, bukan seimbang dalam hal materi, hanya saja Agnes lebih mengutamakan visi, misi dan kepintaran yang setidaknya harus bisa mengimbanginya. Lebih lanjut, gadis yang akhir-akhir ini mengikuti tren Cinta Laura dalam mencampur adukkan bahasa ( meski Cinta Laura sendiri bisa dibilang mengekor gaya Agnes dalam bermusik ^_^) mengatakan “seimbang”, that the keyword!.
Kalo gitu, moga-moga sang dokter menjadi pilihan terakhir ya. Meski tingginya tak melebihi tapi tampang masih bisa dibilang keren kok (ga kalah dengan mantan-mantan yang notabene artis). Hehehe…
Selamat dech buat pacar baru Agnes Monica.
.^_^.
Sumber: Infotainment Gosip Trans7
Sumber: Agnes Monica Punya Pacar Baru - Oktavita.Com
Featured post
Pemimpin Tanggung
Banyak dari kegitan saya yang terlibat dengan banyak ornag dan saya harus berinteraksi dengan pemimpin-pemiimpin pada kegiatan saya sehari-h...
-
Banyak dari kegitan saya yang terlibat dengan banyak ornag dan saya harus berinteraksi dengan pemimpin-pemiimpin pada kegiatan saya sehari-h...
-
Kerja dari rumah ( Work From Home ) atau remote working emang punya banyak plusnya. Bisa kerja pakai celana pendek, gak perlu macet-macetan...