v-class I/O

Perangkat Keras I/O 
1. Gambarkan diagram dari Interrupt Driven I/O Cycle. 
Jawab : 
diagram Interrupt drive I/o 

2. Sebutkan langkah-langkah dari transfer DMA! 
Jawab :
• Prosesor menyiapkan DMA transfer dengan menyedia kan data-data dari perangkat, operasi yang akan ditampilkan, alamat memori yang menjadi sumber dan tujuan data, dan banyaknya byte yang ditransfer.
• Pengendali DMA memulai operasi (menyiapkan bus, menyediakan alamat, menulis dan membaca data), sampai seluruh blok sudah di transfer.
• Pengendali DMA meng-interupsi prosesor, dimana selanjutnya akan ditentukan tindakan berikutnya.

3. Apakah perbedaan dari polling dan interupsi? 
Jawab :
Polling adalah prosesor tidak terus menerus menanyakan status dari peripheral tapi peripheral yang akan memberitahukan statusnya sekarang (menginterupsi prosesor). Dengan metode interrupt, sementara menunggu peripheral menyelesaikan tugasnya, prosesor dapat melakukan instruksi-instruksi lain. Jika peripheral memberikan sinyal interupsi pada prosesor , maka prosesor akan menyelesaikan instruksi yang sedang dikerjakannya sekarang, kemudian menyimpan semua state pada instruksi yang sedang dikerjakannya saat ini, kemudian mengekskusi suatu rutin yang dinamakan interrupt service routine (ISR) atau interrupt handler, anda sebagai programmer embedded system yang akan membuat ISR ini. Saat ISR selesai, maka prosesor kembali ke state sebelum interupsi. Kelebihan interrupt adalah interrupt lebih menghemat resource dibandingkan polling, tapi kekurangannya adalah interrupt memiliki jeda waktu (overhead) yang lebih lama dibanding polling.

4. Apa hubungan arsitektur kernel yang di-thread dengan implementasi interupsi? 
Jawab :
Perangkat dapat menghasilkan interrupt signal. Setiap signal interrupt mempunyai hubungan dengan program kernel yang disebut dengan interrupt handler

Interface Aplikasi I/O 
1. Kenapa dibutuhkan interface pada aplikasi I/O? 
Jawab :
Ketika suatu aplikasi ingin membuka data yang ada dalam suatu disk, sebenarnya aplikasi tersebut harus dapat membedakan jenis disk apa yang akan diaksesnya. Untuk mempermudah pengaksesan, sistem operasi melakukan standarisasi cara pengaksesan pada peralatan I/O. Pendekatan inilah yang dinamakan interface aplikasi I/O.Interface aplikasi I/O melibatkan abstraksi, enkapsulasi, dan software layering. Abstraksi dilakukan dengan membagi-bagi detail peralatan-peralatan I/O ke dalam kelas-kelas yang lebih umum.

2. Apa tujuan adanya device driver? Berikan contoh keuntungan yang kita dapatkan dengan adanya hal ini! 
Jawab :
Tujuan dari adanya lapisan device driver ini adalah untuk menyembunyikan perbedaan-perbedaan yang ada pada device controller dari subsistem I/O pada kernel. Karena hal ini, subsistem I/O dapat bersifat independen dari hardware.

Kernel I/O Subsystem 
1. Apakah yang dimaksud dengan proses pooling? (jelaskan dengan jelas) 
Jawab :
Busy-waiting/ polling adalah ketika host mengalami looping yaitu membaca status register secara terus-menerus sampai status busy di-clear. Pada dasarnya polling dapat dikatakan efisien. Akan tetapi polling menjadi tidak efisien ketika setelah berulang-ulang melakukan looping, hanya menemukan sedikit device yang siap untuk men-service, karena CPU processing yang tersisa belum selesai.

2. Mengapa diperlukan proses pooling? 
Jawab :
digunakan untuk mengatasi device yang tidak dapat me-multiplex permintaan I/O dari beberapa aplikasi.

3. Apakah yang dimaksud dengan buffer? 
Jawab :
Buffer adalah area memori yang menyimpan data ketika mereka sedang dipindahkan antara dua device atau antara device dan aplikasi.

4. Jelaskan dengan singkat mengenai I/O Scheduling! 
Jawab :
Untuk menjadualkan sebuah set permintaan I/O, kita harus menetukan urutan yang bagus untuk mengeksekusi permintaan tersebut. Scheduling dapat meningkatkan kemampuan sistem secara keseluruhan, dapat membagi device secara rata di antara proses-proses, dan dapat mengurangi waktu tunggu rata-rata untuk menyelesaikan I/O. Ini adalah contoh sederhana untuk menggambarkan definisi di atas. Jika sebuah arm disk terletak di dekat permulaan disk, dan ada tiga aplikasi yang memblokir panggilan untuk membaca untuk disk tersebut. Aplikasi 1 meminta sebuah blok dekat akhir disk, aplikasi 2 meminta blok yang dekat dengan awal, dan aplikasi 3 meminta bagian tengah dari disk. Sistem operasi dapat mengurangi jarak yang harus ditempuh oleh arm disk dengan melayani aplikasi tersebut dengan urutan 2, 3, 1. Pengaturan urutan pekerjaan kembali dengan cara ini merupakan inti dari I/O scheduling. Sistem operasi mengembangkan implementasi scheduling dengan menetapkan antrian permintaan untuk tiap device. Ketika sebuah aplikasi meminta sebuah blocking sistem I/O, permintaan tersebut dimasukkan ke dalam antrian untuk device tersebut. Scheduler I/O mengatur urutan antrian untuk meningkatkan efisiensi dari sistem dan waktu respon rata-rata yang harus dialami oleh aplikasi. Sistem operasi juga mencoba untuk bertindak secara adil, seperti tidak ada aplikasi yang menerima service yang buruk, atau dapat seperti memberi prioritas service untuk permintaan penting yang ditunda. Contohnya, pemintaan dari subsistem mungkin akan mendapatkan prioritas lebih tinggi daripada permintaan dari aplikasi. Beberapa algoritma scheduling untuk disk I/O akan dijelaskan ada bagian Disk Scheduling.

Penanganan ermintaan I /O
1. Apakah kegunaan dari Streams pada Sistem V UNIX? 
Jawab :
Stream dapat digunakan untuk interproses dan komunikasi jaringan. Faktanya, di Sistem V, mekanisme soket diimplementasikan dengan stream.

2. Jelaskan lifecycle dari permintaan pembacaan blok! 
Jawab :
• Sebuah proses mengeluarkan sebuah blocking read system call ke sebuah file deskriptor dari berkas yang telah dibuka sebelumnya. 
• Kode system-call di kernel mengecek parameter untuk kebenaran. Dalam kasus input, jika data telah siap di buffer cache, data akan dikembalikan ke proses dan permintaan I/O diselesaikan.
• Jika data tidak berada dalam buffer cache, sebuah physical I/O akan bekerja, sehingga proses akan dikeluarkan dari antrian jalan (run queue) dan diletakkan di antrian tunggu (wait queue) untuk alat, dan permintaan I/O pun dijadwalkan. Pada akhirnya, subsistem I/O mengirimkan permintaan ke device driver. Bergantung pada sistem operasi, permintaan dikirimkan melalui call subrutin atau melalui pesan in-kernel.
• Device driver mengalokasikan ruang buffer pada kernel untuk menerima data, dan menjadwalkan I/O. Pada akhirnya, driver mengirim perintah ke device controller dengan menulis ke register device control.
• Device controller mengoperasikan piranti keras device untuk melakukan transfer data.
• Driver dapat menerima status dan data, atau dapat menyiapkan transfer DMA ke memori kernel. Kita mengasumsikan bahwa transfer diatur oleh sebuah DMA controller, yang meggunakan interupsi ketika transfer selesai. 
• Interrupt handler yang sesuai menerima interupsi melalui tabel vektor-interupsi, menyimpan sejumlah data yang dibutuhkan, menandai device driver, dan kembali dari interupsi.
• Device driver menerima tanda, menganalisa permintaan I/O mana yang telah diselesaikan, menganalisa status permintaan, dan menandai subsistem I/O kernel yang permintaannya telah terselesaikan.
• Kernel mentransfer data atau mengembalikan kode ke ruang alamat dari proses permintaan, dan memindahkan proses dari antrian tunggu kembali ke antrian siap.
• Proses tidak diblok ketika dipindahkan ke antrian siap. Ketika penjadwal (scheduler) mengembalikan proses ke CPU, proses meneruskan eksekusi pada penyelesaian dari system call. 


Performa I/O 
1. Gambarkan bagan mengenai komunikasi antar komputer 
Jawab :


2. Bagaimana cara meningkatkan efisiensi performa I/O 
Jawab :

• Menurunkan jumlah alih konteks.
• Mengurangi jumlah pengkopian data ke memori ketika sedang dikirimkan antara device dan aplikasi.
• Mengurangi frekuensi interupsi, dengan menggunakan ukuran transfer yang besar, smart controller, dan polling.
• Meningkatkan concurrency dengan controller atau channel yang mendukung DMA.
• Memindahkan kegiatan processing ke perangkat keras, sehingga operasi kepada device controller dapat berlangsung bersamaan dengan CPU.
• Menyeimbangkan antara kinerja CPU, memory subsystem, bus, dan I/O. 

3. Jelaskan mengenai implementasi dari fungsi I/O 
Jawab :
Pada dasarnya kita mengimplementasikan algoritma I/O pada level aplikasi. Hal ini dikarenakan kode aplikasi sangat fleksible, dan bugs aplikasi tidak mudah menyebabkan sebuah sistem crash. Lebih lanjut, dengan mengembangkan kode pada level aplikasi, kita akan menghindari kebutuhan untuk reboot atau reload device driver setiap kali kita mengubah kode. Implementasi pada level aplikasi juga bisa sangat tidak efisien. Tetapi, karena overhead dari alih konteks dan karena aplikasi tidak bisa mengambil keuntungan dari struktur data kernel internal dan fungsionalitas dari kernel (misalnya, efisiensi dari kernel messaging, threading dan locking. 
Pada saat algoritma pada level aplikasi telah membuktikan keuntungannya, kita mungkin akan mengimplementasikannya di kernel. Langkah ini bisa meningkatkan kinerja tetapi perkembangannya dari kerja jadi lebih menantang, karena besarnya kernel dari sistem operasi, dan kompleksnya sistem sebuah perangkat lunak. Lebih lanjut , kita harus men-debug keseluruhan dari implementasi in-kernel untuk menghindari korupsi sebuah data dan sistem crash. 
Kita mungkin akan mendapatkan kinerja yang optimal dengan menggunakan implementasi yang special pada perangkat keras, selain dari device atau controller. Kerugian dari implementasi perangkat keras termasuk kesukaran dan biaya yang ditanggung dalam membuat kemajuan yang lebih baik dalam mengurangi bugs, perkembangan waktu yang maju dan fleksibilitas yang meningkat. Contohnya, RAID controller pada perangkat keras mungkin tidak akan menyediakan sebuah efek pada kernel untuk mempengaruhi urutan atau lokasi dari individual block reads dan write, meski pun kernel tersebut mempunyai informasi yang spesial mengenai workload yang dapat mengaktifkan kernel untuk meningkatkan kinerja dari I/O. 

Struktur Disk 
1. Sebutkan bagian-bagian dari disk 
Jawab :
Disk menyediakan penyimpanan sekunder bagi sistem komputer modern. Magnetic tape sebelumnya digunakan sebagai media penyimpanan sekunder, tetapi waktu aksesnya lebih lambat dari disk. Oleh karena itu, sekarang tape digunakan terutama untuk backup, untuk penyimpanan informasi yang tidak sering, sebagai media untuk mentransfer infromasi dari satu sistem ke sistem yang lain, dan untuk menyimpan sejumlah data yang terlalu besar untuk sistem disk.
Disk drive modern dialamatkan sebagai suatu array satu dimensi yang besar dari blok lojik, dimana blok lojik merupakan unit terkecil dari transfer. Ukuran dari blok lojik biasanya adalah 512 bytes, walau pun sejumlah disk dapat diformat di level rendah (low level formatted) untuk memilih sebuah ukuran blok lojik yang berbeda, misalnya 1024 bytes. 
Array satu dimensi dari blok lojik dipetakan ke bagian dari disk secara sekuensial. Sektor 0 adalah sektor pertama dari trek pertama di silinder paling luar (outermost cylinder). 
2. Apa keuntungan penggunaan pemetaan pada disk? 
Jawab :
penggunaan pemetaan, kita dapat minimal dalam teori mengubah sebuah nomor blok logikal ke sebuah alamat disk yang bergaya lama (old-style disk address) yang terdiri atas sebuah nomor silinder, sebuah nomor trek di silinder tersebut, dan sebuah nomor sektor di trek tersebut.

Penjadualan Disk 
1. Buatlah dengan pemikiran Anda sendiri, strategi penjadualan disk yang tepat dan efisien menurut Anda 

Jawab :penggunaan penjadualan SSTF,karena algoritma ini sebelumnya telah melihat terlebih dahulu permintaan-permintaan-permintaan sebelum mengarah pada step berikutnya atau pergerakan berikutnya. 

2. Menurut Anda, diantara algoritma-algoritma penjadualan disk diatas manakah yang paling cepat, manakah yang paling efisien (hemat/tidak mahal), dan manakah yang paling lambat dan tidak efisien? Jelaskan! 
Jawab :
SSTF lebih umum dan memiliki prilaku yang lazim kita temui. SCAN dan C-SCAN memperlihatkan kemampuan yang lebih baik bagi sistem yang menempatkan beban pekerjaan yang berat kepada disk, karena algoritma tersebut memiliki masalah starvation yang paling sedikit. Untuk antrian permintaan tertentu, mungkin saja kita dapat mendefinisikan urutan akses dan pengambilan data dari disk yang optimal, tapi proses komputasi membutuhkan penjadualan optimal yang tidak kita dapatkan pada SSTF atau SCAN. 
Dengan algoritma penjadualan yang mana pun, kinerja sistem sangat tergantung pada jumlah dan tipe permintaan. Sebagai contoh, misalnya kita hanya memiliki satu permintaan, maka semua algoritma penjadualan akan dipaksa bertindak sama, karena algoritma-algoritma tersebut hanya punya satu pilihan dari mana menggerakkan disk head: semuanya berprilaku seperti algoritma penjadualan FCFS. 
Perlu diperhatikan pula bahwa pelayanan permintaan disk dapat dipengaruhi pula oleh metode alokasi file. Sebuah program yang membaca alokasi file secara terus menerus mungkin akan membuat beberapa permintaan yang berdekatan pada disk, menyebabkan pergerakan head menjadi terbatas. File yang memiliki link atau indeks, dilain pihak, mungkin juga memasukkan blok-blok yang tersebar luas pada disk, menyebabkan pergerakan head yang sangat besar. 
Karena kerumitan inilah, maka algoritma penjadualan disk harus ditulis dalam modul terpisah dari sistem operasi, jadi dapat saling mengganti dengan algoritma lain jika diperlukan. Baik SSTF mau pun LOOK keduanya merupakan pilihan yang paling masuk akal sebagai algoritma yang paling dasar. 

Graphic Design

Graphic design
Desain grafis merupakan suatu kreativitas yang dapat dilihat dengan hasil visual yang menampilkan suatu karya secara visualisasi. Dalam dunia desain pada umumnya orang memiliki keterarikan terhadap visualisasi dari suatu ekpresi yang menjadi suatu karya yang perspektif dan komponen yang berbeda dari visualisasi manusia secara normal dengan identifikasi grafis dan diolah secara digital.
Komunikasi pada zaman sekarang ini dapat dilakukan secara visual, contohnya reklame, poster, foto dan lainnya membuat ekspresi manusia lebih tersalurkan melalui media visual, sehingga timbul dimasyarakat suatu cara berkomunikasi yang baru yakni komunikasi visual. Mendukung perkembangan dari desain grafis ini juga di ikuti dengan perkembangan software atau aplikasi-aplikasi pendukung untuk mendisain suatu karya. Adapun aplikasi-aplikasi yang biasa digunakan untuk mendesain, yaitu;

   Desktop publishing

urutan pringkat kampus indonesia

Jakarta - Perguruan tinggi asal Indonesia semakin diakui dunia. Jika sebelumnya hanya ada 151 kampus yang disurvei untuk World Universities Web Rangking oleh lembaga pemeringkatan 4ICU (www.4icu.org), kini jumlahnya bertambah tiga menjadi 154.

World Universities Web Rangking merupakan barometer untuk mengukur kiprah perguruan tinggi berdasarkan tiga kriteria yaitu Google page rank, Yahoo inbound links, dan Alexa traffic rank. Ada sekitar 10.200 kampus di 200 negara yang dievaluasi dan hasil pemeringkatannya dirilis tiap semester, yaitu Januari dan Juli setiap tahunnya.

Pada edisi Juli 2011 kali ini, posisi kampus terbaik sejagat raya kini ditempati oleh Massachusets Institute Technology (MIT) yang melengserkan jawara sebelumnya yaitu Stanford University yang turun ke peringkat empat. 

Meski demikian, kampus asal Amerika Serikat masih menguasai 10 besar dunia. Hanya satu kampus asal Inggris yang mengganggu dominasi AS, yakni University of Cambridge di peringkat kesepuluh.

Untuk wilayah asia, China menempatkan enam perguruan tingginya di 10 besar Asia, yang dipimpin oleh Peking University. Sementara Jepang hanya menempatkan satu kampus, yaitu Keio University yang menempati urutan ketiga di Asia.

National University of Singapore menjadi wakil dari Asia Tenggara yang berhasil masuk Top 10 Asia, yaitu pada peringkat kelima. Sedangkan perguruan tinggi asal Indonesia, 'hanya' berhasil masuk Top 100 Asia, yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Gadjah Mada (UGM), yang menempati urutan ke-11 dan ke-17. 

Khusus untuk ITB, seperti dikutip dari situs www.4icu.org, Jumat (8/7/2011), perguruan tinggi asal Bandung ini berhasil masuk Top 100 dunia, yaitu urutan ke-44.

Peringkat Indonesia

Indonesia sendiri mengalami peningkatan. Jika sebelumnya hanya ada 151 kampus yang disurvei untuk World Universities Web Rangking oleh 4ICU, kini jumlahnya bertambah tiga menjadi 154.

Tiga perguruan tinggi pendatang baru itu adalah Universitas Pattimura yang menempati peringkat ke-128, Universitas Cendrawasih ke-152, dan Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda ke-153. 

Dalam pemeringkatan kali ini, posisi kampus asal Indonesia yang menempati 10 besar negeri ini belum banyak berubah. Kampus ITB, Universitas Indonesia (UI), dan UGM, masih menempati tiga besar.

Sementara Institut Pertanian Bogor (IPB) sebagai pendatang baru di 10 besar, langsung menempati posisi keempat menggeser Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), yang turun ke peringkat tujuh.

Di antara daftar universitas tersebut, Universitas Gunadarma menjadi satu-satunya perguruan tinggi swasta yang masuk 10 besar nasional dan sudah tiga periode bertahan sebagai kampus swasta yang berhasil menembus dominasi perguruan tinggi negeri. Gunadarma menempati posisi kelima di bawah IPB dan UI.

Sedangkan kampus yang menunjukkan lonjakan peringkat tertinggi adalah Universitas Nusa Cendana, naik dari posisi 117 pada edisi sebelumnya menjadi peringkat 50, dan Universitas Tadulako dari 146 ke 96.

Berikut adalah daftar peringkat 10 besar peguruan tinggi nasional yang dirilis 4ICU:

  1. Institut Teknologi Bandung
  2. Universitas Gadjah Mada
  3. Universitas Indonesia
  4. Institut Pertanian Bogor
  5. Universitas Gunadarma
  6. Universitas Diponegoro
  7. Institut Teknologi Sepuluh November
  8. Universitas Pendidikan Indonesia
  9. Universitas Sebelas Maret
  10. Universitas Sumatera Utara
 sumber:http://www.detikinet.com/

wanita mendunia & dunia social networking

Twitter,Facebook,MySpace adalah contoh dari beberapa contoh social networking yang sedang digandrungi banyak orang di dunia. Beberapa situs pertemanan ini mulai menjadi life style dari banyak orang bahkan terbuka untuk kalangan manapun. Meliahat perkembangan jejaring sosial ini membuat adanya pergerakan yang sangat menonjol pada life style wanita.

Life style yang saya maksud ialah pergerakan yang sangat maju dalam keunikan bahasa ,cara berkomunikasi, pola pikir dan mungkin budaya. Hal-hal yang sya sebutkan tadi adalah hal-hal yang mungkin disadari ketika anda membaca artikel saya ini dan langsung mengintrospeksi diri(hehe...tidak bermaksud menyinggung,tapi hanya ingin  sedikit menyadarkan). Hasilnya adalah, dibandingkan pria, account twitter, facebook, MySpace,dsb. Terbukti lebih banyak. Wanita memiliki jumlah tweet lebih banyak dari account twitter pria. Jumlah Photo dalam account facebook wanita jelas memiliki bnayak koleksi dan album foto lebih dari 3.Wanita memiliki ketergantungan dengan handphone ataupun smartphone dengan alasan keberluan networking. Wanita yang menggunakan  smartphone lebih banyak digunakan untuk social networking ketimbang e-mail atau browsing.

well, dari penjabaran yang saya buat, setidaknya bisa berguna ke arah yang lebih positif.

messed up my vacation with work and fixed with a smile

Anda para mahasiswa sering kali membayangkan bahwa setiap liburan panjang diakhir semester akan sangat menghibur anda dari kepenatan kegiatan kuliah?pastinya, setiap mahasiswa ingin membayangkan itu semua, termaksud dengan saya yang sebenarnya sudah 1 minggu ini masuk dalam kalender libur selama 2 bulan (sesuai dengan kalender akademik). Berhubung dengan ketidak adanya fasilitas SP(semester pendek) dalam program kampus saya, sudah sepatutnya saya bisa menikmati liburan dengan santainya.

Banyaknya pekerjaan yang saya miliki disamping perkuliahan saya membuat liburan yang diberikan oleh kamous saya selama 2 bulan itu seolah-olah merupakan waktu yang sangat efektif untuk saya memperbaiki kinerja saya dalam karir saya sebagai  pegawai kantoran dan juga anggota himpunan kampus saya. mungkin ada sedikit rasa kecewa dalam diri saya mengapa semester ini terlalu padat jadwal pekerjaan saya yang mengakibatkan mengganggu jadwal liburan saya, akan tetapi saya menemukan satu hal yang mengarahkan saya selalu untuk berfikir panjang untuk karir dan tanggung jawab saya akan segala sesuatu yang sudah Tuhan berikan kepada saya. Saya sendiri kembali menyambut segala pekerjaan saya dan tanggung jawab saya diluar perkuliahan saya dengan merasa bersyukur sekali saya bisa mengerjakan segala pekerjaan saya dengan senyum bangga terhadap diri saya sendiri. Mungkin ini yang namanya nikmat bekerja dengan cara menghadapi segala sesuatu dengan hati yang ceria, pikiran yang tenang dan raut wajah yang selalu ingin tersenyum.

masalah akan selalu menjadi masalah

melihat pribadi orang memang seharusnya tidak seharusnya dibahas dalam situs umum seperti ini. Tapi saya akan berusaha untuk tidak menampilkan pribadi ini karna yang saya mau tangkap adalah kepribadiannya dan juga bukan maksud untuk memprotesi tapi,justru saya mencoba belajar akan hal ini. semua orang punya kepekaan terhadap sesuatu dalam dirinya walaupun itu terhitung kecil sekalipun.
saya seringkali melihat sikap orang yang cenderung ingin diperhatikan dan dikasihani. menurut saya hal ini tidak terlalu penting  untuk pribadi seseorang untuk dijadikan sebuah permasalahan. bahkan seharusnya itu menjadi acuan hidup seseorang untuk bersikap dewasa untuk menahan emosi diri.

Mengenal cloud computing


Internet dengan segala pilihan kecepatannya telah menghantarkan kita pada era baru dengan segundang pemanfaatan teknologi internet. Komunikasi yang cukup cepat melahirkan satu teknologi penyimpanan digital, dimana hardware tidak lagi menjadi aset investasi penyimpanan data, transformasi ini disebut juga dengan Cloud Computing. berikut ini perngertian cloud computing dari beberapa sumber.

Komputasi awan (bahasa Inggris: cloud computing) adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer ('komputasi') dan pengembangan berbasis Internet ('awan'). Awan (cloud) adalah metefora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer tersebut, awan (cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya.[1] Ia adalah suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service), [2] sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet ("di dalam awan") [3] tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya.[4] Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE Internet Computing "Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain."[5]
Komputasi awan adalah suatu konsep umum yang mencakup SaaS, Web 2.0, dan tren teknologi terbaru lain yang dikenal luas, dengan tema umum berupa ketergantungan terhadap Internet untuk memberikan kebutuhan komputasi pengguna. Sebagai contoh, Google Apps menyediakan aplikasi bisnis umum secara daring yang diakses melalui suatu penjelajah web dengan perangkat lunak dan data yang tersimpan di server.
Sumber: wiki

History has a funny way of repeating itself, or so they say. But it may come as some surprise to find this old cliché applies just as much to the history of computers as to wars, revolutions, and kings and queens. For the last three decades, one trend in computing has been loud and clear: big, centralized, mainframe systems have been "out"; personalized, power-to-the-people, do-it-yourself PCs have been "in." Before personal computers took off in the early 1980s, if your company needed sales or payroll figures calculating in a hurry, you'd most likely have bought in specialized "data-processing" services from another company, with its own expensive computer systems, that specialized in number crunching; these days, you can do the job just as easily on your desktop with off-the-shelf software. Or can you? In a striking throwback to the 1970s, many companies are finding, once again, that buying in computer services makes more business sense than do-it-yourself. This new trend is called cloud computing and, not surprisingly, it's linked to the Internet's inexorable rise. What is cloud computing? How does it work? Let's take a closer look! Photo: Cloud computing: the hardware, software, and applications you're using may be anywhere up in the "cloud." As long as it all does what you want, you don't need to worry where it is or how it works. Composite photo by Explainthatstuff.com based on a picture of an IBM Blue Gene/P supercomputer, by courtesy of Argonne National Laboratory, published under a Creative Commons Licence, and clouds photographed somewhere over Dorset, England, in 2011.

What is cloud computing?

 

Cloud computing means that instead of all the computer hardware and software you're using sitting on your desktop, or somewhere inside your company's network, it's provided for you as a service by another company and accessed over the Internet, usually in a completely seamless way. Exactly where the hardware and software is located and how it all works doesn't matter to you, the user—it's just somewhere up in the nebulous "cloud" that the Internet represents.
Cloud computing is a buzzword that means different things to different people. For some, it's just another way of describing IT (information technology) "outsourcing"; others use it to mean any computing service provided over the Internet or a similar network; and some define it as any bought-in computer service you use that sits outside your firewall. However we define cloud computing, there's no doubt it makes most sense when we stop talking about abstract definitions and look at some simple, real examples—so let's do just that.


Simple examples of cloud computing 

Most of us use cloud computing all day long without realizing it. When you sit at your PC and type a query into Google, the computer on your desk isn't playing much part in finding the answers you need: it's no more than a messenger. The words you type are swiftly shuttled over the Net to one of Google's hundreds of thousands of clustered PCs, which dig out your results and send them promptly back to you. When you do a Google search, the real work in finding your answers might be done by a computer sitting in California, Dublin, Tokyo, or Beijing; you don't know—and most likely you don't care!
The same applies to Web-based email. Once upon a time, email was something you could only send and receive using a program running on your PC (sometimes called a mail client). But then Web-based services such as Hotmail came along and carried email off into the cloud. Now we're all used to the idea that emails can be stored and processed through a server in some remote part of the world, easily accessible from a Web browser, wherever we happen to be. Pushing email off into the cloud makes it supremely convenient for busy people, constantly on the move.
Preparing documents over the Net is a newer example of cloud computing. Simply log on to a web-based service such as Google Documents and you can create a document, spreadsheet, presentation, or whatever you like using Web-based software. Instead of typing your words into a program like Microsoft Word or OpenOffice, running on your computer, you're using similar software running on a PC at one of Google's world-wide data centers. Like an email drafted on Hotmail, the document you produce is stored remotely, on a Web server, so you can access it from any Internet-connected computer, anywhere in the world, any time you like. Using a Web-based service like this means you're "contracting out" or "outsourcing" some of your computing needs to a company such as Google: they pay the cost of developing the software and keeping it up-to-date and they earn back the money to do this through advertising and other paid-for services.

What makes cloud computing different?

 

It's managed

Most importantly, the service you use is provided by someone else and managed on your behalf. If you're using Google Documents, you don't have to worry about buying umpteen licenses for word-processing software or keeping them up-to-date. Nor do you have to worry about viruses that might affect your computer or about backing up the files you create. Google does all that for you. One basic principle of cloud computing is that you no longer need to worry how the service you're buying is provided: with Web-based services, you simply concentrate on whatever your job is and leave the problem of providing dependable computing to someone else.

It's "on-demand"

Cloud services are available on-demand and often bought on a "pay-as-you go" or subscription basis. So you typically buy cloud computing the same way you'd buy electricity, telephone services, or Internet access from a utility company. Sometimes cloud computing is free or paid-for in other ways (Hotmail is subsidized by advertising, for example). Just like electricity, you can buy as much or as little of a cloud computing service as you need from one day to the next. That's great if your needs vary unpredictably: it means you don't have to buy your own gigantic computer system and risk have it sitting there doing nothing.

It's public or private

Now we all have PCs on our desks, we're used to having complete control over our computer systems—and complete responsibility for them as well. Cloud computing changes all that. It comes in two basic flavors, public and private, which are the cloud equivalents of the Internet and Intranets. Web-based email and free services like the ones Google provides are the most familiar examples of public clouds. The world's biggest online retailer, Amazon, became the world's largest provider of public cloud computing in early 2006. When it found it was using only a fraction of its huge, global, computing power, it started renting out its spare capacity over the Net through a new entity called Amazon Web Services. Private cloud computing works in much the same way but you access the resources you use through secure network connections, much like an Intranet. Companies such as Amazon also let you use their publicly accessible cloud to make your own secure private cloud, known as a Virtual Private Cloud (VPC), using virtual private network (VPN) connections.

Types of cloud computing

IT people talk about three different kinds of cloud computing, where different services are being provided for you. Note that there's a certain amount of vagueness about how these things are defined and some overlap between them.
  • Infrastructure as a Service (IaaS) means you're buying access to raw computing hardware over the Net, such as servers or storage. Since you buy what you need and pay-as-you-go, this is often referred to as utility computing. Ordinary web hosting is a simple example of IaaS: you pay a monthly subscription or a per-megabyte/gigabyte fee to have a hosting company serve up files for your website from their servers.
  • Software as a Service (SaaS) means you use a complete application running on someone else's system. Web-based email and Google Documents are perhaps the best-known examples. Zoho is another well-known SaaS provider offering a variety of office applications online.
  • Platform as a Service (PaaS) means you develop applications using Web-based tools so they run on systems software and hardware provided by another company. So, for example, you might develop your own ecommerce website but have the whole thing, including the shopping cart, checkout, and payment mechanism running on a merchant's server. Force.com (from salesforce.com) and the Google App Engine are examples of PaaS.

Advantages and disadvantages of cloud computing

What's good and bad about cloud computing?

Advantages

The pros of cloud computing are obvious and compelling. If your business is selling books or repairing shoes, why get involved in the nitty gritty of buying and maintaining a complex computer system? If you run an insurance office, do you really want your sales agents wasting time running anti-virus software, upgrading word-processors, or worrying about hard-drive crashes? Do you really want them cluttering your expensive computers with their personal emails, illegally shared MP3 files, and naughty YouTube videos—when you could leave that responsibility to someone else? Cloud computing allows you to buy in only the services you want, when you want them, cutting the upfront capital costs of computers and peripherals. You avoid equipment going out of date and other familiar IT problems like ensuring system security and reliability. You can add extra services (or take them away) at a moment's notice as your business needs change. It's really quick and easy to add new applications or services to your business without waiting weeks or months for the new computer (and its software) to arrive.

Drawbacks

Apple ][ microcomputer in a museum glass case
Instant convenience comes at a price. Instead of purchasing computers and software, cloud computing means you buy services, so one-off, upfront capital costs become ongoing operating costs instead. That might work out much more expensive in the long-term.
If you're using software as a service (for example, writing a report using an online word processor or sending emails through webmail), you need a reliable, high-speed, broadband Internet connection functioning the whole time you're working. That's something we take for granted in countries such as the United States, but it's much more of an issue in developing countries or rural areas where broadband is unavailable.
If you're buying in services, you can buy only what people are providing, so you may be restricted to off-the-peg solutions rather than ones that precisely meet your needs. Critics charge that cloud-computing is a return to the bad-old days of mainframes and proprietary systems, where businesses are locked into unsuitable, long-term arrangements with big, inflexible companies. Instead of using "generative" systems (ones that can be added to and extended in exciting ways the developers never envisaged), you're effectively using "dumb terminals" whose uses are severely limited by the supplier. Good for convenience and security, perhaps, but what will you lose in flexibility? And is such a restrained approach good for the future of the Internet as a whole? (To see why it may not be, take a look at Jonathan Zittrain's eloquent book The Future of the Internet—And How to Stop It.)
Think of cloud computing as renting a fully serviced flat instead of buying a home of your own. Clearly there are advantages in terms of convenience, but there are huge restrictions on how you can live and what you can alter. Will it automatically work out better and cheaper for you in the long term?

hal positif untuk mengisi waktu luang mahasiswa

Mahasiswa (maha dan siswa) intinya tetap disebut siswa, walaupun banyak anak sma atau smp yang sangat ingin mencapai suatu tahapan sebagai mahasiswa, bagaikan hal yang sangat diidam-idamkan semua siswa, bagaikan mendapatkan pencapaian fase kehidupan yang sangat membanggakan. akan tetapi saya tidak akan membahas bagaimana rasanya saya sudah mencapai suatu fase hidup yang satu ini, melainkan saya akan membahas bagaimana menanggulangi waktu luang yang dimiliki oleh mahasiswa (yang katanya banyak memiliki waktu luang).


Start dari awal saya menjadi mahasiswa di salah satu universitas swasta yang memiliki puluhan ribu tumpukkan nama dan npm dalam database mahasiswanya, saya mendapatkan satu hari libur dalam satu minggu hari aktif (senin-sabtu). lalu saya sangat ingin memanfaatkan satu hari emas ini setiap minggunya dengan mengisinya dengan beberapa kegiatan yang sedikit merugi untuk kantong (mungkin) akan tetapi sangat memiliki nilai positif. Woow...mungkin ini hal yang biasa untuk dibangun atau dipupuk oleh banyak mahasiswa, hal ini sangat menguntungkan jika kita sebagai mahasiswa atau kalian yang akan memasukki fase ini nantinya, kalian harus memiliki tekad untuk "melakukan hal positif untuk waktu luang". Berikut ini adalah kegiatan saya:
1. mengikuti les (piano, nyanyi, b.Inggris, dll)
2. nonton film (merefresh otak dari aktifitas perkuliahan atau lainnya)
3. bekerja part time (ini hal yang sedikit sulit didapat, akan tetapi terkadang mudah)
4. membedah rumah/kamar ( pekerjaan rumah yang sangat membuat kita selalu malas)
5. istirahat (untuk hal yang satu ini please...jangan lakukan ini dengan tidur yang overtime)
6. mengerjakan tugas
7. olah raga (nilai yang positif juga untuk tubuh kita)
8. browsing (mencari berita yang memungkinkan otak berkembang)
9. perawatan tubuh (hal yang sangat jarang saya lakukan karna terlalu sibuk)


 Sembilan hal inilah yang sudah mengisi hari libur saya selama saya kuliah hingga sekarang masih dalam perkuliahan semester 4(empat). jangan menganggap hal ini muda dilakukan, apalagi godaan dalam kegiatan saya yang ada pada nomor 5 sangat sering membuat kita batal melakukan banyak hal positif yang ada disekitar kita.

New Android


Galaxy Tab 10.1 (samsung)

Jakarta - Tablet berbasis Android Honeycomb mulai bertebaran. Para vendor pun mencari celah agar produknya memiliki keunggulan dibanding yang lain. Tak terkecuali Galaxy Tab 10.1, tablet jagoan baru dari Samsung yang rencananya akan dipasarkan awal Juni mendatang di Indonesia.

Ketika dipegang, detikINET terkesan dengan betapa tipis bodi komputer tablet ini. Ya, inilah rupanya salah satu kelebihan yang coba ditawarkan Galaxy Tab 10.1, bodinya diklaim tertipis di dunia.

Dengan tebal cuma 8,6 mm, rasanya memang tidak ada tablet lain yang mengalahkan ketipisannya. iPad 2 yang sebelumnya memiliki predikat tertipis pun kalah karena lebih tebal 0,2 mm dari Galaxy Tab 10.1.

Ketika ditenteng pun beratnya terbilang ringan. Samsung menyebut bobotnya cuma 595 gram. Bobot ini katanya lebih ringan dari Samsung Galaxy Tab versi layar 7 inch.

Bodinya sendiri masih terbuat dari plastik, namun terkesan elegan dan tidak murahan. Tablet ini terasa kokoh dan nyaman dipegang, meski tentunya tidak seportabel yang versi 7 inch.


Tidak banyak tombol di tubuh Galaxy Tab 10.1. Memang software Android Honeycomb tidak memakai lagi tombol navigasi di bodi gadget. Hanya dijumpai colokan headphone standar, port charging dan slot untuk SIM Card.

Mungkin perlu diinformasikan bahwa Galaxy Tab 10.1 ini tidak punya kemampuan untuk melakukan telepon seperti adiknya. Menurut Samsung, Google tidak mengizinkan Android Honeycomb disertai kemampuan itu.

Android Honeycomb

Sesuai namanya, Galaxy Tab 10.1 memiliki layar teknologi kapasitif seluas 10,1 inch WXGA dengan resolusi mencapai 1280x800. Ketika dilihat, layar ini cukup jernih dan nyaman di mata.

Android Honeycomb jadi sistem operasinya. Secara tampilan, tentu nyaris tak ada perbedaan dengan Honeycomb yang dipakai di tablet Android Honeycomb dari pabrikan lainnya. Namun Samsung berjanji bakal menambahkan interface TouchWiz andalannya yang belum ada pada unit demo.

Honeycomb sengaja didesain Google khusus untuk perangkat tablet dan dioptimalkan pada layar yang lebih luas, tidak seperti versi Android sebelumnya yang sejatinya ditujukan untuk smartphone. Tentu saja berbagai kelebihan disandang oleh si 'sarang madu' ini.

Navigasi di Honeycomb terbilang memudahkan pengguna. Misalnya fitur Recent Apps berguna untuk menampilkan beberapa aplikasi yang baru saja diakses oleh user.

Jika Recent Apps disentuh, akan muncul lima aplikasi yang terakhir dibuka, lengkap dengan nama dan thumbnail tampilan terakhirnya. Recent Apps tersedia di sudut bawah bersama tombol Home dan Back.

Honeycomb juga memperbaiki tampilan keyboard, browser dan kapabilitas copy paste lebih baik. Hanya saja mungkin kekurangannya pada soal aplikasi yang belum bergitu banyak tersedia. Mungkin karena usia OS ini yang boleh dibilang masih muda.

Galaxy Tab 10.1 mengandalkan prosesor dual core 1GHz Tegra 2 yang seharusnya membuat performa tablet lebih powerfull. Namun saat dicoba menggeser homescreen, ada sedikit kesan lag. Mungkin karena baru unit demo, maka performanya pun belum maksimal.

Fitur lainnya meliputi kamera belakang berkekuatan 3 megapixel dan kamera depan 2 megapixel. Asyiknya, kamera belakang sudah dilengkapi flash untuk menambah performa kamera jika dipakai dalam situasi gelap. Tablet ini juga mampu merekam video kualitas 720p HD.


Kapasitas penyimpanan terdiri dari dua pilihan yaitu 16GB dan 32GB. Secara keseluruhan, tablet ini tampil bergaya dengan ketipisannya dan bisa menjadi alternatif tablet Android Honeycomb yang mumpuni. Terlebih lagi bagi penggemar Galaxy Tab versi 7 inch mungkin bakal meliriknya karena Galaxy Tab 10.1 membawa segudang perbaikan fitur.

Spesifikasi kunci:
Jaringan: HSPA+ 21 Mbps, EDGE/GPRS
OS: Android 3.0 (Honeycomb)
Layar: 10,1 inch WXGA 1280x800
Prosesor: 1GHz Tegra 2 Dual Core
Kamera: 2MP (depan) dan 3MP (belakang) dengan LED Flash
Format video: MPEG4/H263/H264, Divx/Xvid
Solusi Bisnis: Microsoft Exchange ActiveSync, QuickOffice HD Editor
Konektivitas: Bluetooth 2.1, Wi Fi 802.11 (a/b/g/n)
Sensor: Gyroscope, Accelerometer, Digital Compass, Ambien Light
Baterai: 6800 mAh

memotivasi diri sendiri

Motivasi merupakan suatu dorongan yang terjadi atau didapati oleh sebuah keadaan,perilaku,ucapan,tindakan sehingga seseorang dapat terdorong untuk melakukan sesuatu tindakan ataupun keputusan dalam perihal sekecil, bahkan sebesar apapun.  Kebanyakan kasus yang telah terjadi adalah manusia kini sangat mencari motivasi untuk dirinya sendiri, oleh karna hal ini seseorang sering kali mencenderungkan diri layaknya seseorang yang lemah, selalu berfikiran negatif terhadap dirinya dan dampak yang lebih keterlaluannya adalah tidak percaya diri.                 
Untuk menghilangkan dampak-dampak buruk yang tadi adalah "memotivasi diri sendiri " merupakan jawaban yang cukup bijak untuk kita yang merasa tidak ingin berlarut-larut merasa tidak percaya diri. Oleh sebab itu ada langkah-langkah yang harus anda ambil, yakni seperti di bawah ini:
  1. Becermin
    untuk langkah pertama kita harus bercermin dengan diri kita sendiri. Siapakah anda?
  2. Mencari
    langkah kedua adalah mencari,apa yang kita cari dalam hidup kita?kekayaan'kah atau kenikmatan, atau bahkan keduanya.
  3. Refleksikan
    yang ketiga adalah tenangkan diri anda, bersantailah, jangan memikirkan apapun yang sangat membuat anda muak.
  4. Tuliskan
    ambil selembar kertas, dan tuliskan di kertas tersebut apa  yang anda bisa dan anda ingin kembangkan, kira-kira apa yang bisa kamu buat untuk kedepannya.
  5. BISA
    Bisa karna anda harus bisa jadi diri anda sendiri. tak perlu memikirkan banyak omongan orang lain, dan fokuskan fikiran anda kepada diri anda.
  6. DOA
    Berdoalah agar anda siap untuk misi anda sendiri.
     
    Demikian tips dari saya, semoga berguna.

Amid nuclear anxiety, Japan tries to recover from compound tragedies

Tokyo (CNN) -- Burdened by the weight of mounting national tragedies, residents in Japan painted a bleak picture Thursday of the still-unfolding crises but remained hopeful that they will pull through.
In the hardest-hit parts, thousands of citizens, most of them elderly, settled in into shelters -- indefinitely.
They found comfort in daily routine: lining up for lunch, folding and unfolding what few belongings they salvaged before walls of water devoured their communities.
In the capital, long lines of foreigners waited outside the immigration office for permits to temporarily leave Tokyo.
And at the quake-ravaged nuclear plant in Fukushima, air-drops of water did little to lower potentially perilous radiation levels.
Ayana Suzuki said she can't watch the news anymore. So she rented a stockpile of comedies to get her mind off the tragedy.
 
Spokesman defends Japanese goverment
 
Baby born in quake-devastated Japan
 
Race to save lives in Japan
 
Inside a Japan quake rescue effort
"Food and water (aren't) delivered to disaster areas," the 20-year-old Tokyo resident said, referring to the wiped-out infrastructure in Miyagi Prefecture. "I'm really upset not to help."
With each passing hour, the National Police Agency adds to the grim total: more than 5,000 dead and nearly 10,000 missing since Friday's 9.0-magnitude quake unleashed a tsunami on a nation already grappling with an unsteady economy.
"Food shortages in Tokyo are now becoming acute because of the panic," said Aaron Lace, a Canadian living in Tokyo who fled to Bangkok.
But for those left behind without homes, the elements conspired to rob them of hope as cold, snowy weather hampered rescue efforts.
In the town of Minamisanriku, mud, seaweed and fishing nets settled on the top floor of a three-story elementary school building.
Backpacks remained in cabinets, where 107 children left them when they ran for their lives.
Principal Atsushi Asokawa sifted through the muck and searched through school office desks.
"I'm looking for important files to ask for instructions from the government," he said.
"I will wait for the kids to come back."
The focus of the world is zeroed in on the Fukushima Daiichi plant.
Japanese forces made four helicopter passes in about a 20-minute span Thursday morning, dropping 7.5 tons of seawater each time on the facility's No. 3 reactor in order to cool its overheated fuel pool. Experts believe steam rising from that pool, which contains at least partially exposed fuel rods, may be releasing radiation into the atmosphere.
But hours later, the Tokyo Electric Power Co. -- which runs the plant -- told Japan's Kyodo News that the operation didn't appear to lower radiation levels
A Japanese government spokesman, Noriyuki Shikata, warded off fears of an imminent meltdown, telling CNN on Thursday, "We have not seen a major breach of containment" at any of the plant's troubled nuclear reactors.
A meltdown occurs when nuclear fuel rods cannot be cooled and the nuclear core melts. In the worst-case scenario, the fuel can spill out of the containment unit and spread radioactivity through the air and water.
That, public health officials say, can cause both immediate and long-term health problems, including radiation poisoning and cancer.
 
Pills and suits for troops in nuke zone
 
An overview of a troubled nuke plant
 
Japanese try aerial assault on reactors
 
Containing the nuclear crisis in Japan

About 200,000 people living within a 20-kilometer (12-mile) radius of the plant have been evacuated; those living 20 to 30 kilometers from the site have been told to remain inside. Authorities also have banned flights over the area.
Several countries, including the United States, have called for a broader range. American troops, in the country to help with relief efforts, have been warned not to get within 80 kilometers (50 miles) of the plant.
Twenty-five kilometers from the plant, the town of Minamisoma was ghostly quiet, with empty streets and shuttered shops.
"People have not evacuated, they are staying at home," said Koichi Shiga, who owns a hotel there. "There was a ration of 10 liters of gas, and I saw a long line of people."
But the nuclear fears have spawned a mass exodus from the nation's capital.
The U.S. State Department said Thursday it will charter planes to evacuate about 600 family members of American diplomatic staff -- and arrange the departure of private citizens from affected areas.
Kosuke Deura, a 19-year-old Tokyo resident, said he would like to leave if the situation gets worse.
"But I am a student, and I don't have a lot of money," Deura said Thursday. "So I can't leave here."
Meanwhile, the constant threat of more earthquakes -- and hundreds of strong aftershocks -- do little to calm rattled nerves.
"I'm really concerned ... we still don't know exactly when the next big quake is going to happen," Kyohei Kiyota, who lives outside Tokyo, said Thursday. "It is really scary. To prepare for the next quake, we have to know about it."
And yet, hope persists.
Suzuki said she's optimistic more survivors will surface -- and that her fellow citizens will continue to handle the adversity with the steady demeanor that has impressed the world.
"We are very proud of our Japanese (people)," she said. "We can get through this."

Featured post

Pemimpin Tanggung

Banyak dari kegitan saya yang terlibat dengan banyak ornag dan saya harus berinteraksi dengan pemimpin-pemiimpin pada kegiatan saya sehari-h...