Bersabar dalam penderitaan

Hari ini hampir 2 bulan mencoba untuk terus berjalan, bangkit, dan kembali merasa jatuh, merasa sendiri. Saya sadar, hidup dalam Kristus tidak akan semudah dengan logika yang kita miliki saja. Tuhan ciptakan manusia dengan cinta, begitulah yang saya mengerti saat ini. Logika saya tidak sanggup untuk memahami kehidupan ini.

2013 setelah Tuhan memanggil Bapak, betapa saya berjuang untuk menerima semuanya. Butuh 5 tahun mencoba menerima kepergian Bapak, dan baru saya nikmati hidup 3 tahun tanpa bayangan kehidupan terdahulu selama beliau hidup. kembali saya harus menerima kondisi kesehatan Mama yang menurun, membuat saya mengambil banyak keputusan besar dalam hidup.

Meninggalkan karir yang cukup mapan, dan struggle dengan memulai karir untuk lebih lepas dan fokus untuk mendampingi Mama. Sebagai manusia, jelas rasanya terlalu naif, tapi kini saya mengerti bahwa Tuhan berkarya dalam hidup saya. Tuhan mampukan langkahku untuk struggle selama tiga tahun belakangan, tanpa saya tahu kedepan harus apa yang saya perbuat untuk diri saya sendiri. Benar atau tidak yang saya jalani, rasanya bukan itu yang Tuhan mau nyatakan. Tuhan yang menciptakan saya, dan tidak pernah berikan rancangan celaka terhadap ciptaannya, membuatku merasakan cinta yang begitu luar biasa, membuat saya merasa lebih tenang, nyaman dan bersyukur akan segala derita yang manusia pikir terhadap setiap duka dalam hidup. 

Dua bulan lalu, duka itu kembali datang dalam kehidupan saya. 27 Mei 2021 Mama meninggalkan saya dan saudara-saudara saya untuk selamanya. Didalam setiap usaha, saya percaya bahwa karya Tuhan bkan hanya kesembuhan yang menyelamatkan Mama saya dalam sakit penyakit, tapi saya percaya karya Tuhan juga untuk menyatakan banya berita kasih dan kebenaran Tuhan. Pikiran saya sebagai manusia, mungkin tidak akan sanggup menjalani hidup dan berjalan kembali setelah Mama meninggal. Hal itu selalu menghantui saya, tapi ada cinta yang sangat saya rasakan ditengah duka dan kesesakan hidup. Tuhan berhasil membuat saya terus bangkit dan berjalan kembali, dan firman Tuhan selalu membantuku untuk selalu bersabar dalam penderitaan. Banyak hal yang Tuhan mau nyatakan dalam hidup saya, kembali saya berserah atas tiap langkah bisa selalu menjadi berkat dan menyatakan kebenaran Tuhan.

Imlek, kenapa selalu turun hujan?

 Tahun baru Imlek baru aja diperingati oleh warga keturunan Tionghoa diseluruh dunia. Satu hal yang cukup menggelitik dipikiran disaat perayaan Imlek di Indonesia adalah hujan yang sangat diharapkan turun.

 Pernah punya pertanyaan gak sih? hari mendekati Imlek ataupun hari Imlek, selalu diiringi dengan intensitas turun hujan lebih banyak dari hari dimana musim penghujan. Ada gak yah penjelasan ilmiah dari fenomena ini? Pasti ada! Karena periode Imlek terjadi antara bulan Januari dan Februari, hal ini  jelas identik dan bersamaan dengan bulan puncak dari musim penghujan. Perhitungan penentuan hari Imlek juga gabungan bedasarkan fase bulan mengelilingi bumi dengan bumi mengelilingi matahari atatu istilah lainnya Iunisolar.

Chinese New Year
 

Sejarah dari masyarakan Tionghoa di Cina akan hari raya Imlek dijadikan momen bersyukur akan datangnya musim semi. Dimana hasil panen akan melimpah disaat musim semi tiba. Intensitas curah hujan pun dijadikan tolak ukur keberuntungan sesseorang. Semakin intens dan deras curah hujan, semakin banyak pula gambaran rezeki yang akan didapat, begitu pula sebaliknya.

New Normal Versi Indonesia

Siapkah kita memulai ‘normal yang baru’?


9 Bulan kerja lebih banyak dirumah, banyak buat perubahan untuk seluruh masyarakat Indonesia belakangan. Serangan Virus Covid-19 yang dimulai dari negara Cina di akhir tahun 2019, dan pada bulan maret mulai terdeteksi masuk di Indonesia, Pemerintah Indonesia putar otak untuk mengatur strategi melawan serangan virus yang telah menelan banyak korban meniggal dunia dan menganalisa untuk mengambil keputusan-keputusan penting bagi negara. New Normal Indonesia mulai menata pola hidup baru untuk berdamai dengan si Virus Covid-19.

new normal Indonesia



Berjalan hampir setahun, pamdemi sudah merubah banyak kebiasaan masyarakat dunia, tak terkecuali masyarakat Indonesia. Penerapan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun)  menjadi langkah awal untuk pemerintah melindungi seluruh masyarakat Indonesia tetap terlindungi dari penyebaran Covid 19. 

Tanggapan WHO


Epidemiolog Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Dr. Maria Van Kerkhove dalam sebuah briefing mengungkapkan bahwa sepertinya kita perlu ‘diam di rumah untuk sedikit lebih lama lagi’ dan bahwa lockdown dan pembatasan perlu dilonggarkan dengan strategis—tidak sekaligus—bila kita mau kembali bekerja dan memulai kembali ekonomi ‘secepat mungkin’.


Menurut WHO, negara-negara yang ingin merelaksasi tindakan penekanan penularannya perlu memenuhi beberapa kriteria, termasuk transmisi yang terkontrol. Fasilitas kesehatan juga perlu meningkatkan kapasitas tes, isolasi, dan perawatan pasien positif, serta kemampuan pelacakan orang-orang yang yang kontak fisik dengan mereka.



Memakai masker, mungkin menjadi salah satu perubahan yang sangat terlihat dengan kasat mata. Kemanapun dan dimanapun, masyarakat diharuskan menggunakan masker, terutama di tempat umum. Suka tidak suka, masyarakat harus mengikuti peraturan pemerintah untuk selalu mengenakan masker. Menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun juga menjadi kebiasaan yang sangatlah sulit untuk masyarakat Indonesia, mengingat masyarakat sendiri masih kurang menyadari betapa Virus ini belum pasti penyebarannya darimana. Pembiasaan menjaga jarak, juga sulit diterapkan di Indonesia, yang mana masyarakat Indonesia memiliki kebiasaan hidup kekeluargaan dan berkelompok, hal ini menjadi faktor yang sangat sulit untuk dirubah dengan waktu singkat. Begitu pula dengan mencuci tangan, Indonesia dengan masyarakatnya masih terbilang tradisional, juga terbiasa makan menggunakan tangan tanpa bantuan alat makan, seperti garpu ataupun sendok, ini jadi perhatian penting untuk pemerintah merubah kebiasaan masyarakat untuk semakin lebih sering mencuci tangan dengan sabun. Kesadaran masyarakat juga sangat dibutuhkan untuk mencegah penyebaran virus corona.




Ajarku Berdiam


Ajarku berdiam, dekat dihatimu
Disaatku berpaling, temukan cintaMu
Disana Kau menanti, tuk bawaku lagi
Bersekutu dalam damai yang sejati

Ooo... Kudamba hadirMu
Ooo... inilah rinduku

Ajarku berdiam, dekat dihatimu
Disaatku berpaling, temukan cintaMu
Disana Kau menanti, tuk bawaku lagi
Bersekutu dalam damai yang sejati

Ooo... Kudamba hadirMu
Ooo... inilah rinduku

Reff:
Hidupku hanyalah untukMu
Segenap hatiku kagum, akan kebaikanMu
Dan nafasku menceritakan kasihMu
Ajarku berdiam dekat dihatiMu

Persembahanku





Kubawa kepadaMu Oh Tuhan, persembahanku ini
Kuingin Kau menerima korban syukurku melalui pujian

Reff:
Tak’kan pernah kubawa, Selain yang terbaik
Yang harum dan sejati,Dihadapan tatahMu
Yesusku terimalah, Korban syukurku ini
Yang mengalir dihatiku,Sebagai persembahanku

Google bikin bingung-Akun GMail,Google, Gsuite

GMail,Google, Gsuite


Bingung sama fungsi dari GMail, google, dan Gsuite akun yang kalian buat?
Saya juga termasuk orang yang merasakan kebingungan ketika tiba-tiba harus memiliki beberapa akun tersebut padahal sama-sama produk dari google.


Terjebak! satu kata yang saya tasakan ketika sekarang ini berkecimpung di dunia Digital Marketing. Berawal dari mendaftarkan beberapa akun social media kepunyaan google, dan berkepentingan untuk menunjang berberapa keperluan untuk bisnis di dunia maya. Saya membuat akun GMail, yang berkelanjutan dengan Gsuite. Nah bingungkan, kok udah punya akun di gmail, musti punya akun lagi di google, toh mereka keluaran dari google. Saya coba bantu jelasin sedikit yah untuk 3 akun yang bikin kita lumayan bingung sekaligus sedikit ribet:




1. GMail

akun gmail biasanya digunakan untuk email, dan memudahkan kita mengakses segala fasilitas dan pelayanan yang free atau gratis diberikan google. Akun gmail juga sangat dibutuuhkan ketika mendaftarkan profile kita pada layanan google akun.




2. Google Akun

google akun (personal) merupakan pintu untuk mengakses segala bentuk fasilitas dan produk dari google. Google akun ini, hanya bisa dibuat dengan akun GMail saja loh! satu kemudahan juga yang diberikan dari GMail adalah kita bisa mengorganisir alamat email lainnya yang dibuat dari lain webmail seperti Microsoft, Yahoo, atau Outlook. Jika anda mendaftarkan google akun, anda otomatis mendaftarkan webmail anda dengan @gmail.com




3. Gsuite 

akun ini digunakan untuk sebuah oraganisasi ataupun bisnis yang memungkinkan anda untuk mengorganisasi akun dengan rekan kerja satu oraganisasi. Akun Gsuite ini juga memungkinkan kita untuk mengakses produk dan layanan dari Gsuite. Selain itu kita juga bisa mengelola menajemen dari aplikasi Android melalui google play, bagi saya mungkin Gsuite lebih bisa digunakan oleh bisnis owner, ataupun bisnis people yang sudah berkebutuhan dengan digital platform yang lebih terorganisasi.



nah, ini aja yang bisa saya jawab dari apa fungsi dari ketiga akun yang dikeluarkan dari google. Kalau masih bingung, yah tanya google aja deh.hehe Semoga bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan anda.

Bersyukur dan rasakan karya Tuhan dihidupmu




Bersyukur!!! Saat ini aya hanya dapat katakan ini.
Dari deraan 2018 lalu yang cukup berat, saat ini saya kembali berkesempatan berhikmat.
Tuhan kasih saya begitu berat saya rasa selama 2018, hingga di penghujung 2018 saya bisa lepas dari ini semua. 2019 ini saya betul-betul berhikmat dari semua yang terjadi. Saya begitu menyadari bahwa 3 tahun saya hanya dikuasai oleh ambisi saya, sampai lupa betapa Tuhan kasih saya banyak pelang untuk lepas dari belenggu dunia, tapi saya tetap bertahan didalamnya.

Januari 2019 perubahan itu menjadi nyata, saya keluar dari semua hal-hal yang membuat saya terkurung selama 3 tahun. Memulai langkah menjadi pribadi yang lebih baik itu jelas sangat tidak mudah. Tapi saya punya satu senjata yang selama 4 tahun sebelumnya hampir tidak peernah saya guanakan. Berserah kepada Tuhan, itu menjadi senjata yang sangat ampuh untuk melangkah disaat kita struggle, karna dari banyak populasi manusia di dunia ini hanya sedikit dari mereka yang bisa membangun kita menjadi pribadi yang lebih baik ataupun mampu bantu kita untuk menopang beban berat yang kita rasakan. Tuhan yang maha kuasa dan hebat, saya akui sangat bekerja dalam membimbing saya selama 5 bulan terakhir untuk menjalani kehidupan yang berat akan tetapi saya ringan saya rasa untk saya jalani. Mungkin ini yang dibilang “berjalan bersama Yessus”.

Kondisi 2018 yang membuat saya minus, disaat 5 bulan belakangan ini saya sangat rasakan betapa Tuhan benar-benar sedang membalikkan keadaan, bukan berlimpah tapi saya sangat merasa cukup. Tidak kekurangan, tidak kelebihan. Banyak berkat pekerjaan juga yang mengalir dalam 5 bulan belakangan ini. Semua ini menjadikan saya jauh lebih bersemangat dalam menjalani semua berkat yang Tuhan berikan kepada saya. So, buat yang masih hopless buat jalani hari-hari, atau yang masih galau0galau, sat hal yang hars kita coba lakukan, bersadarlah kepada Tuhan.

Pikiran Positif

Hi, 
ini pertama kalinya saya memberanikan diri untuk kembali menulis di blog ini. Entah seberapa berfungsinya kalau saya menulis blog diwaktu sekarang ini, dari 2009 pertama kali saya menulis blog, belum terlalu menjai trend saat itu untuk menulis blog. dan yah 2019 ini sepuluh tahun sudah, bukan lagi blog yang masyarakat indonesia gunakan sebagai platform berbagi.

Tahun 2019 bagi saya merupakan tahun pembaharuan dan tahun yang harus dijalani dengan pikiran positif. Makin banyak berkat yang Tuhan percayakan kepada saya saat ini, banyak kesempatan yang sangat bagus untuk saya bisa melakukan improve dalam karir dan kehidupan saya saat ini.

Beberapa tahun belakangan saya banyak mengalami perjalanan hidup yang cukup menyulitkan. Tapi ditengah rasa putus asa yang saya miliki, Tuhan punya rencana lain dalam hidup saya. Tuhan memberikan kepercayaan yang sangat luar biasa kepada saya. Pekerjaan dan bisnis baru yang saat ini membat sadar akan berkat yang Tuhan berikan kepada saya selama ini sangatlah luar biasa, Tuhan membuat saya sadar betapa selama ini hasil belajar saya tidaklah percuma, saya baru menyadari betapa saya begitu diberikan banyak talenta oleh Tuhan.

Kalau ingat saya waktu kecil yang selalu minder, merasa kecil, merasa selalu diremehkan, saat ini betapa saya sangat bahagia bukan karna saya sangat dihargai, ini karna saat ini saya bisa menghargai diri saya. Selama ini saya hidup dengan segala kemampuan saya untuk bisa dihargai didepan banyak orang, kini bukan lagi itu yang terpenting untuk saya lakukan. Berharga dimata Tuhan itu yang saat ini saya sangat ingin lakukan. Betapa selama ini Tuhan menilai saya begitu berharga, sehingga saat ini saya masih diberikan banyak kesempatan untuk kembali berkarya. Saya percaya Tuhan mau pakai saya sebagai alatnya.

Semua inii bukan karna saya terlalu pede akan perasaan saya akan berkat Tuhan, tapi memang benar adanya jika hal positiflah yang pada akhirnya bisa membawa manusia sebagai ciptaan Tuhan menjadi pribadi yang luar biasa.Pribadi yang tangguh, pribadi yang tidak malas, pribadi yang bisa  menjadi berkat untuk banyak orang. Jadi selama masih ada kesempatan dalam hidup, baiknya kita bisa jalani hidup dengan pikirna positif dan percaya banyak rencana Tuhan yang baik didepan yang harus dijalani.

Black Coffee

Apakah kopi membuat saya tidak mengantuk? gak kok, hal ini yang membuat mata saya selalu terjaga.Kopi sajian minuman penambah semangat saya setiap harinya. Aktifitas saya yang sedikit banyak dibelakang layar menuntut saya untuk selalu aktif dan teliti, hal ini mendorong saya untuk selalu mengkonsumsi kopi tiap harinya. Apakah kopi membuat saya tidak mengantuk? gak kok, hal ini yang membuat mata saya selalu terjaga. Saya tipe orang yang memeng kalau ngantuk yah tidur, dan gak bisa disogok dengan kopi. Saya suka seruput kopi memang sudah dari kecil. Kedua orang tua saya paling hobi minum kopi, jadi dulu sewaktu mama saya seduh kopi saya sering sekali seruput kopi yang terlihat masih nganggur dimeja kerja mama saya.

Kopi Sidikalang menjadi kopi andalan mama saya. Saya ingat betul mama selalu seduh kopi segelas penuh. Ada kebiasaan dari orang batak adalah penyajian kopi bukan di cangkir kopi yang berukuran kecil, tetapi seukuran gelas duralex/gelas susu, agak mengherankan memang, saya sendiri sempat cari tahu akan hal ini. Usut punya usut, orang batak yang pantang untuk memberikan gelas dengan cangkir kecil kepada tamu mereka karna, ini bermaknakan mengusir tamu. Well,ini menjadi pelajaran yang cukup unik memang bagi saya.

Kebiasaan untuk menyeduh kopi mulai selagi duduk di bangku SMA, ini menjadi kebiasaan semua anggota keluarga. Kekurangannya adalah kami tidak mengkonsumsi kopi sidikalang yang Bapak dan Mama saya seduh. Menurut kami kopi dengan ampas terlalu merepotkan, kami memulai mengkonsumsi kopi instan yang di jual dengan harga justru relatif lebih murah dan praktis.

Juli 2014 kejadian mengharukan terjadi dikeluarga kami, hampir saja kami kehilangan anggota keluarga kami untuk kedua kalinya. 2013 lalu kami kehilangan sosok Bapak yang meninggal karena darah tinggi dan serangan stroke kedua yang mematikan. Kali ini mama kembali jatuh sakit, dengan penyakit yang sama dengan Bapak, akan tetapi penyebabnya yang berbeda. Kali ini serangan stroke kembali hadir dalam keluarga kami dengan sumber penyebab utama adalah GULA. Konsumsi gula yang berlebih dari mama saya yang masih sangat aktif mengkonsumsi kopi terutama kopi instan membawa mama saya menderita penyakit stroke yang mengakibatkan setengah bagian fungsi tubuhnya kaku terutama sebelah kanan, ini diakibatkan dari penyumbatan yang terjadi di otak bagian kiri.

Mulai dari kejadian mama stroke, kami membuat pola makan sehat di rumah untuk mendukung kesembuhan mama. Kami stop konsumsi kopi instan selama 1 tahun. Tahun kedua kami kembali konsumsi kopi, hanya saja kopinya diganti dengan kopi hitam / manual grill dengan gula jagung, bahkan terkadang tidak menggunakan gula sama sekali. Konsumsi kopi seperti ini membuat konsumsi kopi kami menjadi jauh berkurang. Sebelumnya kami menghabiskan 200 sachet kopi/bulan sekarang hanya 500gr bubuk kopi. dulu 3-4 cangkir/hari sekarang 1-2 cangkir/hari.


Study Habits


Maximize your learning potential.

Visual Learners.
visual learning is a teching and learning style in which ideas, concepts, data and other information are associated with images and techniques.
  • Learn by seeing
  • Best understand words that evolce images
  • Enjoy visually pleasing presentations
  • Respond well to demonstrations
Read-Write Learners.
  • Learn by reading and writing
  • Best understand explanations on paper / screen
  • Translate lessons into words
  • Organize thoughts and make lists
Kinesthetic.
  • Use multiple sense to engage with material
  • Prefer hands-on approaches
  • Enjoy solving real-life problems
  • Learn through doing an trial and error
Auditory Learners.
  • Respond well when things are explained a loud
  • Listen for keywords and phrases
  • Learn by listening and verbalizing
  • Think a linear fashion

Teaching Kids Dressing Skill

it's almost fall and you know what that means, back to school! And if your home is anything like mine, fall is also the season of crazy mornings, making breakfasts and coffee, packing lunches and backpacks, and trying to get out the door in time for school and work! The mornings during the school year can be so busy that I often feel like I've lived an entire day  before I even pull into my parking spot at office!

Did you know that kids begin to demonstrate dressing skills as early as one year old as part of typical child development? Here are the aes at which most kids are able to complete various dressing skills


Practice pulling clothing up and down, on and off.

1. Snap together two Rapper Snappers and then snap the ends together to make a circle. Have the child put the loop over his head and pull/push it down over his body to his feet. Then have him pull it back up over his body and up and over his head! Rapper Snappers are great a great tool for his because you can adjust the size of the circle, making it smaller for more of a challenge or bigger for easier practice.

2. Tie a length of Theraband in a loop. Make the loop large enough that it will fit around the widest part of the child's body, but, not much bigger than that you want there to be some resistance for the child to have to work against. Have the child take the loop of Theraband and pull it over his head and down over is entire body to his feet and back up again! See how quickly he can do it, and repeat severeal times for practice. This simulates pulling a shirt and pants up and down on the body.

3. Make smaller loops with the Theraband and have the child pull them into and off of his feet to practice with putting on and taking off shoes and socks.

4. Another great way to practice putting on taking off shoes is with slippers! They're softer, less rigid, and easier to get on and off but still require the same movement and a little bit of strength too!

Use the “Flip Trick”!  

This one is great for increasing your child’s independence with putting on his coat.  Place his coat on a table, chair, or couch with the collar toward the edge (front of the coat should be facing up).  Have the child stand at the edge of the surface and place his hands and arms partway through the sleeves.  Show him how to flip the coat up and over his head, sliding it the rest of the way onto his arms as he goes!

Play Dress-Up!  

As an OT, this is my favorite way to work on dressing and clothing fasteners with kids.  Practicing putting your clothes on is a whole lot more fun when you come out looking like a firefighter or a princess, right?  Keep a bin of dress-up clothes in your living room or classroom and encourage kids to put on and take off shirts, dresses, pants, and accessories.  Bigger clothes are great for practicing the motions needed for dressing without the resistance of tight elastic or tight-fitting items.

Save it for Bedtime and Bath Time!

I often recommend to the families I work with at school to save practice with dressing skills until the evening, when things aren’t as rushed and stressful.  Have kids help with taking off their clothes at the end of the day and then with putting on their pajamas, socks, and slippers!  The most important thing is to give kids an opportunity at some point during the day to practice these skills independently!

Work on Clothing Fasteners  

As your child is working on dressing and undressing himself, you can also work in some practice with the fine motor skills needed for buttons, zippers, and other clothing fasteners too!


Freelancer

Get Experience

Resume & Portofolio

If you need to build these up you may have to get some unpaid or loaw paid experience under your belt before you take on paid gigs.

Steps to building your Porty
- Offer your services to friends and family
- Use your relevent school project in your portofolio when you first start out
- Contact a local non-profit and see it they need any help.
- Find Out if thereare any special certifications or titles hold by professionals in your field
-  Practice, never stop honing your craft.

Price yourself wisely.
once you've got same experience and build up a solid portofolio, you'll be ready to start finding paid

Featured post

Pemimpin Tanggung

Banyak dari kegitan saya yang terlibat dengan banyak ornag dan saya harus berinteraksi dengan pemimpin-pemiimpin pada kegiatan saya sehari-h...